BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Bersama Menteri Susi, 7 Ribu Santri Jombang Pecahkan Rekor MURI Makan Ikan Bersama

Nasional   Dibaca : 368 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Bersama Menteri Susi, 7 Ribu Santri Jombang Pecahkan Rekor MURI Makan Ikan Bersama

 Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menerima piagam MURI. Foto : R Suhartomo/FactualNews. Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti bersama Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, KH.Sholahuddin Wahid (Gus Sholah) saat pembukaan acara makan ikan bareng 7 ribu santri. Foto : R Suhartomo/factualnews.

JOMBANG, faktualnews.co – Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti menyaksikan 7.445 santri makan ikan makarel bersama-sama di kawasan parkir makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Tebuireng Jombang, Jumat (18/11) pagi. Kegiatan inipun berhasil memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) santri makan ikan terbanyak bersama-sama.

Ikan yang dimakan ribuan santri itu berjumlah 1,6 ton atau setara dengan 8.800 ekor ikan. Ribuan santri tersebut baru berasal dari santri Tebuireng dan beberapa pesantren sekitar. Antara lain, Pesantren Al-Masruriyah dan Pesantren Al-Farros Tebuireng, Pesantren Khoiriyah Hasyim dan Al-Mahfudz Seblak, Pesantren Sains Tebuireng 2, serta Pesantren Al-Aqobah dan Mambaul Hikam. Juga Pesantren Walisongo, Pesantren Darul Falah Cukir dan Pesantren Al-Urwatul Wutsqo Bulurejo.

Baca Juga:  Tebar Ribuan Benih Ikan di Pesantren Tebuireng, Ini Harapan Mentri Susi

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti menyaksikan para santri makan ikan. Sebelum para santri makan ikan, didampingi Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, KH Salahudin Wahid (Gus Solah), Susi membuka secara simbolis dengan membunyikan terompet sebagai pertanda dimulainya makan ikan bersama.

Baca Juga:  Sehari, Dua Menteri Perempuan Sambangi Kota Santri

Melalui Gerakan Memasyarakatkan makan Ikan (Gemarikan) ini, Susi berharap dapat menjadi penghela sistem bisnis perikanan sekaligus dapat menjadi solusi mewujudan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Khususnya pelaku utama sector kelautan dan perikanan, yakni nelayan, pembudidaya, pengolah, dan pemasar hasil perikanan.

“Kita tahu santri agent of change, kita harapkan Ponpes menjadi motor Gemarikan ini,” ujar Susi saat menyaksikan pemecahan rekor MURI tersebut. Disamping itu, ia berjanji akan memberikan bantuan ikan lele dengan budidaya sistem bioflok, dimana permeter persegi diharapkan bisa menghasilkan satu ton ikan.

Baca Juga:  Innalillahi, Gus Cecep, Cucu KH M Hasyim Asy’ari Wafat

“Kita harapkan setiap pesantren yang ada di jawa bagian tengah (jauh dari laut) mempunyai budidaya lele sistem bioflok. Supaya paling tidak bisa untuk kebutuhan makan santri setiap harinya. Tentunya kalau sudah bisa nanti di ekspor,” tandasnya.

Data dari Dirjen Penguatan Daya Saing Kementerian kelautan dan Perikanan, sepanjang tahun 2015 trend konsumsi ikan sejak pencanangan Gemarikan sebanyak 41,11 Kilogram per kapita. Sedangkan pada tahun 2016, konsumsi ikan masyarakat akan dirtingkatkan menjadi 43,88 kilogram per kapita per tahun

Halaman
1 2
Editor
KOMENTAR