BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Hujan Deras, Jalan Nasional Trenggalek – Ponorogo Tertimbun Longsor

Peristiwa   Dibaca : 236 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Hujan Deras, Jalan Nasional Trenggalek – Ponorogo Tertimbun Longsor

Ilustrasi

TRENGGALEK, faktualnews.co – Hujan deras yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur sabtu (26/11/2016) kemarin berdampak cukup besar. Selain menyebabkan banjir dibeberapa daerah, bencana longsor juga menjadi salah satu dampak cuaca ekstrim kali ini. Seperti halnya, jalan nasional penghubung Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Ponorogo di kilometer 16, Desa Nglinggis, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur yang kembali tertutup material longsor sehingga arus lalu lintas dari dua daerah itu macet total.

“Kemarin siang akses sudah bisa dibuka setelah terjadi longsor sebelumnya. Tapi sore kembali terputus karena terjadi longsor susulan,” kata Irul, warga Trenggalek, Minggu (27/11/2016).

Kendati tidak menimbulkan korban jiwa dan jauh dari pemukiman, longsor yang telah terjadi kesekian kali di titik yang sama dalam dua pekan terakhir itu menyebabkan antrean kendaraan menumpuk dari dua arah.

Baca Juga:  Longsor Terjang Karanganyar, 1 Rumah Warga Rusak Parah

Sebagian kendaraan akhirnya memilih jalur memutar dengan jarak tempuh lebih jauh atau melewati jalan-jalan desa yang terjal dan sulit karena longsor yang tak segera disingkirkan hingga Sabtu (26/11/2016) malam bahkan Minggu pagi.

“Pagi ini mungkin alat berat dikerahkan untuk menyingkirkan material longsor tersebut,” kata Amin, anggota polisi yang berjaga di ruas jalan longsor di Desa Nglinggis itu.

Baca Juga:  3 Pekerja Proyek Jembatan Sekarputih Bondowoso Tertimbun Longsor

Kapolsek Tugu AKP Bambang Purwanto mengatakan saat ini anggotanya terus siaga memantau dan mengatur lalu lintas di jalur rawan longsor tersebut.

Dibantu jajaran koramil setempat, kata Bambang, polisi berjaga karena sejumlah warga nekat menyeberangi guguran material longsor meski kondisi tebing masih labil.

“BPBD (badan penanggulangan bencana daerah) dimana, dari awal terjadi longsor tidak ada dari mereka yang berjaga di sini,” kata Bambang menyesalkan.

Baca Juga:  Data Korban Longsor di Ponorogo Terus Bertambah

Ia menceritakan pada peristiwa longsor di titik yang sama sebelumnya terpaksa mengambil keputusan sepihak dengan memerintahkan operator alat berat untuk bertugas meski sedang libur karena BPBD tidak kunjung melakukan tindakan darurat penanggulangan bencana.

“Itu operator sedang libur dan pulang kampung terpaksa saya panggil kembali kerena tidak ada operator lain siap sementara BPBD tidak kunjung ada tindakan,” katanya.

Halaman
1 2
Editor
Sumber
antaranews.com
Tags
KOMENTAR