BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Kapolri : Silakan Serahkan Data dan Bukti Jika Penangkapan Teroris Pengalihan Isu

Kriminal   Dibaca : 201 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Kapolri : Silakan Serahkan Data dan Bukti Jika Penangkapan Teroris Pengalihan Isu
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian/Istimewa
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian Foto : Istimewa

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian
Foto : Istimewa

 

JAKARTA, faktualnews.co – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mempersilahkan semua pihak termasuk Poloitisi PAN Eko Hendro Purnomo atau biasa disapa Eko Patrio, menyerahkan data dan bukti jika benar penangkapan jaringan teroris Bahrun Naim merupakan pengalihan isu.

“Anda mengatakan pengalihan isu ada datanya enggak? Kalau ada laporkan jangan takut,” kata Tito sperti dikutip dari Merdeka.com di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Jumat (16/12).

Baca Juga:  Kapolres Lamongan Benarkan Penangkapan Terduga Teroris oleh Densus

Sebelumnya Eko Patrio yang menyebut penangkapan jaringan teroris di Bekasi merupakan pengalihan isu perkara penistaan agama yang menjerat Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok).

“Akan kita tanyakan, jangan terlalu mudah menyampaikan apa lagi kalau seorang anggota DPR, pejabat menyampaikan pengalihan isu,” ujar Tito.

Baca Juga:  Kronologis Penembakan Anggota Satlantas Polres Tuban oleh Terduga Teroris

Mantan Kapolda Metro Jaya ini pun mengaku siap dipanggil Komisi III DPR untuk menjelaskan semua rangkaian penangkapan 11 terduga teroris tersebut. Hal itu dilakukan agar Polri tidak melulu disudutkan dan dituding mengalihkan kasus Ahok.

“Bila perlu kami dipanggil Komisi III, kita jelaskan. Jadi jangan lemparkan kepada media begitu saja,” ucap jenderal bintang empat itu.

Baca Juga:  Usai Tangkap Terduga Teroris, Densus 88 Geledah Rumah di Karanganyar

“Kalau ada data, pelaku mengatakan ada rekayasa, fine, internal kita bila perlu saya pecat. Saya pun akan mengundurkan diri bila saya terlibat merekayasa. Kalau seandainya tidak tolong pertanggungjawabkan ucapan itu,” pungkasnya. (mdka/rep)

Editor
Sumber
Merdeka.com
KOMENTAR