BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Angka Kejahatan Meningkat, Kapolres Mojokerto Perbanyak Anggota Dilapangan

Kriminal   Dibaca : 285 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Angka Kejahatan Meningkat, Kapolres Mojokerto Perbanyak Anggota Dilapangan
Ilustrasi

Ilustrasi

MOJOKERTO, faktualnews.co – Angka kriminalitas di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, naik cukup signifikan di tahun 2016. Hal itu tentunya menjadi atensi bagi aparat kepolisian.

Data yang dihimpun Polres Mojokero, menyebutkan, sepanjang tahun 2016, terjadi 571 kasus. Jumlah ini, meningkat 103 kasus atau sekitar 20 persen dibandingkan tahun 2015 yang hanya mencapai 468 kasus.

“Memang untuk kasus kriminalitas pada tahun 2016 terjadi peningkatan di wilayah Kabupaten Mojokerto. Tertingho di Kecamatan Sooko, Mojosari dan Ngoro,” kata Kapolres Mojokerto, Boro Windu Danandito, Rabu (04/1/2016).

Baca Juga:  Gagal Move On, Pemuda di Mojokerto Keroyok Teman Mantan Pacarnya

Menurut Kapolres, dari 571 kasus yang terjadi didomisili oleh kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang mencapai 67 kasus. Disusul kasus penipuan dan pengelapan sebanyak 52 kasus, perjudian 47 kasus, penganiayaan 26 kasus, curanmor dan KDRT masing-masing 19 kasus.

Baca Juga:  Cuci Piring, Warga Mojokerto Malah Ditemukan Mengapung Dalam Sumur

“Sedangkan untuk kasus persetubuhan dan pencabulan anak di bawah umur sebanyak 18 kasus. Sementara sisanya 16 kasus pengroyokan,” tambahnya.

Meski mengalami peningkatan, namun pihak kepolisian menyatakan jika 467 kasus yang ditangai atau 81 persennya dapat dituntaskan. Artinya kasus-kasus tersebut sudah P21 atau telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mojokerto. Dan sebagian besar kasusnya telah diputus perkaranya.

Baca Juga:  Sikapi Tragedi Myanmar, FKUB dan Polres Mojokerto Teken MoU

Tingginya angka kriminalitas ini, membuat pihak kepolisian untuk mengambil strategi baru. Yakni dengan memperbanyak anggota polisi untuk berada di tengah masyarakat. Hal itu diharapkan dapat menekan tindak kejahatan di Bumi Majapahit.

“Karena terjadi peningkatan, maka jangan heran jika banyak ditemukan anggota kita dilapangan. Ini sebagai bentuk antisipasi sekaligus menutup kesempatan kepada para pelaku kejahatan sehingga tindakan kriminalitas bisa ditekan,” pungkasnya.(riv/san)

Editor
KOMENTAR