FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Gerusan Bibir Sungai di Bandar Kedungmulyo Membesar

Peristiwa   Dibaca : 347 kali Jurnalis: R.M. Gawat
Gerusan Bibir Sungai di Bandar Kedungmulyo Membesar
Kondisi bibir sungai yang semakin tergerus di Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang. FaktualNews.co/R Gawat/

Kondisi bibir sungai yang semakin tergerus di Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang.
Foto : Oza/Faktualnews

JOMBANG, Faktualnews.co – Bibir sungai di Desa Bandar Kedungmulyo semakin membesar. Itu setelah luapan air yang tinggi dan deras. Jika bibir sungai jebol, dimungkinkan pemukiman warga di dua dusun tersebut akan terendam air.

Meski begitu, Pemkab Jombang tidak bisa berbuat banyak untuk penanganan sekarang karena lokasi tersebut dibawah kewenangan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Brantas. Namun, untuk antisipasi bencana tetap diwaspadai.

Kepala BPBD Kabupaten Jombang, Nur Huda mengatakan, untuk segala kemungkinan bencana termasuk jebolnya bibir sungai. “Kalau kami sudah siap,  tapi semoga saja tidak terjadi. Langkah yang bisa kami lakukan reparasi jika tanggul itu jebol, menyiapkan jalur evakuasi, tempat untuk pengungsian, makanan dan tim serta peralatan,’’ katanya, Sabtu (14/1).

Ia membeberkan, warga setempat sudah melaporkan bahwa tanggul sungai sudah tergerus tersebut pada 11 Januari lalu. Hal itu dikarenakan derasnya aliran sungai yang membuat gerusan semakin membesar. “Tanggul di sungai itu bukan dari tanah, tapi dari pasir,” ujar Huda.

Menurutnya, ada dua dusun yang perlu diwaspadai jika tanggul sungai jebol. Keduanya yakni Dusun Kedunggabus, Desa Bandarkedungmulyo, dan Dusun Simo, Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandarkedungmulyo. Dua dusun di dua desa itu lokasinya tak jauh dari tanggul sungai yang jaraknya berkisar sekitar 300 meter. “Warga di dua dusun itu kami harap juga tetap waspada,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU PR (Penataan Ruang) Kabupaten Jombang, Hari Utomo menyatakan, pengamatan sementara yang dilakukan pihaknya, tanggul sungai di satu titik sebelumnya ketebalannya 12 meter. Namun, kini tinggal sekitar 2 meter. Sedangkan panjang tanggul yang tergerus hingga 500 meter.

“Kalau untuk penanganan sekarang, pemerintah daerah baik dari Dinas PU PR dan BPBD Jombang sudah mengirim surat dan laporan ke sana (BBWS, Red). Untuk penanganan sementara menunggu dari sana,’’ tandasnya. (rep/oza)

Editor
R.M. Gawat