BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Pemkab Mojokerto Janji Lakukan Normalisasi Sungai, Buntut Banjir Tahunan di Gebang Malang

Politik   Dibaca : 231 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Pemkab Mojokerto Janji Lakukan Normalisasi Sungai, Buntut Banjir Tahunan di Gebang Malang
Warga mendorong sepeda motornya yang mogok akibat banjir di Desa Gebang Malang, Mojoanyar, Mojokerto.faktualnews/R Suhartomo.

Warga mendorong sepeda motornya yang mogok akibat banjir di Desa Gebang Malang, Mojoanyar, Mojokerto.faktualnews/R Suhartomo.

MOJOKERTO, faktualnews.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, Jawa Timur berjanji akan segera melakukan normalisasi aliran Sungai Sadar yang disebut-sebut menjadi penyebab banjir.

“Tahun ini akan kita lakukan normalisasi. Karena selama ini sepertinya memang belum dilakukan normalisasi untuk afour Sungai Sadar. Kita sudah punya alatnya, tinggal memanfaatkan saja,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini, Sabtu (13/1/2017).

Selain itu, normalisasi afour Sungai Sadar, ada beberapa hal yang akan dilakukan pihaknya guna menanggulangi banjir di Desa Gebang Malang yang sudah terjadi sejak belasan tahun silam. Diantaranya yakni perbaikan tanggul afour Sungai Sadar.

Baca Juga:  Banjir Bayangi Warga Mojokerto, Hujan Lebat 70 Rumah Terendam

“Kita sudah ajukan ke Perum Jasa Tirta untuk perbaikan tanggulnya sejak tahun lalu, mudah-mudahan tahun ini bisa direalisasikan. Selain itu juga kita akan melakukan normalisasi saluran sekunder yang tersumbat sampah. Karena itu juga penyebab banjir,” tambahnya.

Baca Juga:  Sungai Sadar Meluap, Desa Gebang Malang di Mojokerto Terendam Banjir

Selanjutnya, program lain yang tahun ini akan direalisasikan oleh BPBD Kabupaten Mojokerto yakni pembuatan sumur-sumur resapa di Desa Gebang Malang. Diharapkan, sumur-sumur resapan itu mampu mengurangi jumlah air yang masuk ke saluran drainase. Sehingga air hujan akan banyak diserap ke dalam tanah.

“Yang paling penting yakni reboisasi di wilayah hulu sungai, jadi nebang 1 pohon harus nanam 20 pohon. Kami sudah melakukan komunikasi dengan perhutani, baik pihak perhutani Pasuruan maupun Malang untuk hal ini. Rencanya seluruh kegiatan ini akan kita lakukan di tahun 2017 ini,” paparnya.

Baca Juga:  Luapan Kali Lamong Rendam Dua Dusun Di Mojokerto

Kendati demikian, Zaini mengaku tidak bisa memastikan jika banjir tidak akan kembali menerjang Desa Gebang Malang, Kecamatan Mojoanyar dalam waktu dekat. Ia berdalih, semua rencana kegiatan itu membutuhkan proses yang tidak sebentar

“Tapi untuk normalisasi dan perbaikan tanggul akan kita utamakan tahun ini. Kami juga akan terus mengawal usulan kami ke Jasa Tirta untuk segera direalisasikan perbaikan tanggul afour sungai Sadar,” pungkasnya.(on/san)

Editor
KOMENTAR