Pilkada Jombang 2018 Paslon Nomor 1
Pilkada Jombang 2018 Paslon Nomor 2
Pilkada Jombang 2018 Paslon Nomor 3
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Disdik Jombang Keluarkan Surat Larangan Pelajar SMP Bawa Sepeda Motor ke Sekolah

Pendidikan     Dibaca : 882 kali Jurnalis:
Disdik Jombang Keluarkan Surat Larangan Pelajar SMP Bawa Sepeda Motor ke Sekolah
Surat edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang terkait larangan membawa sepeda motor sendiri bagi siswa SMP. Foto : R Gawat/Faktualnews

Surat edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang terkait larangan membawa sepeda motor sendiri bagi siswa SMP.
Foto : R Gawat/Faktualnews

JOMBANG, Faktualnews.co – Pelajar setingkat SMP di Kabupaten Jombang dilarang membawa sepeda motor ke sekolah. Larangan tersebut tertuang dalam surat edaran yang dikeluarkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jombang.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar. Disamping itu, larangan tersebut juga tindaklanjut dari edaran yang dikeluarkan pihak kepolisian.

“Kami sudah koordinasi dengan kepolisian. Kami juga memandang penting untuk mengeluarkan surat edaran ini supaya pelanggaran lalu lintas oleh pelajar tidak lagi terjadi,” kata Kepala Disdik Jombang, Budi Nugroho.

Kebijakan larangan tersebut tertuang dalam surat edaran Disdik Jombang kepada Kepala SMP dan Kepala UPTD se-kabupaten Jombang, tertanggal 18 Januari 2017. Kebijakan tersebut berlaku mulai bulan Januari tahun ini.

“Larangan bagi siswa SMP ini karena kami juga tahu bahwa usia mereka belum berhak memiliki SIM. Sedangkan siapapun yang berkendara tapi tidak memiliki SIM, berarti melanggar lalu lintas. Kami tidak ingin pendidik kita seperti itu,” ujarnya.

Budi Nugroho juga menjelaskan, dalam surat yang bersifat intruksi itu disampaikan juga kewajiban sekolah untuk memasang pengumuman larangan tersebut. Sekaligus, melakukan razia rutin untuk mengecek apakah ada diantara muridnya yang membawa sepeda motor dan diletakkan di sekitar sekolah.

“Kami berharap kebijakan ini bisa dimengerti dan diikuti oleh para orang tua atau wali murid. Kami sudah meminta pihak sekolah menyampaikan ini kepada wali murid,” pungkas Budi Nugroho. (gwt/oza)

Editor
R.M. Gawat