FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

PKL : Semboyan Jombang Sejahtera Untuk Semua Tidak Pernah Kami Rasakan, Malah Kami Semakin Tergusur

Peristiwa     Dibaca : 756 kali Jurnalis:
PKL : Semboyan Jombang Sejahtera Untuk Semua Tidak Pernah Kami Rasakan, Malah Kami Semakin Tergusur
Puluhan PKL menggelar demo di depan kantor Pemkab Jombang, Jawa Timur, Rabu (25/1/2017). Mereka menolak rencana relokasi PKL di Jl Gubernur Suryo. FaktualNews.co/R Suhartomo/

Puluhan PKL menggelar demo di depan kantor Pemkab Jombang, Jawa Timur, Rabu (25/1/2017). Mereka menolak rencana relokasi PKL di Jl Gubernur Suryo. FaktualNews.co/R Suhartomo/

 

JOMBANG, faktualnews.co – Rencana relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Soera Adiningrat dan Gubenur Suryo oleh Pemerintah Kabupaten Jombang, mendapat penolakan dari puluhan pedagang yang tergabung dalam Paguyuban PKL Diponegoro.

Mereka menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Pemda Jombang dengan membawa poster tuntutan penolakan relokasi tersebut dan memarkir barang dagangnya sebagai bentuk perlawanan akan tindakan semena-mena pemerintah daerah setempat. “Kami tidak ingin kesejahteraan itu hanya untuk segelintir orang saja, tapi kami para PKL justru tidak merasakan manfaat slogan Jombang Sejahtera Untuk Semua, kenyataanya mana kesejahteraan untuk kami pak Bupati,” teriak salah satu orator aksi, Joko Fatah Rochim di Jombang, Jawa Timur, Rabu (25/1/2017).

Ketua Paguyuban PK5 Diponegoro, Viki Hambali mengatakan, beberapa waktu lalu Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Kabupaten Jombang mengirimkan surat penringatan kepada para PKL yang beroperasi di Jl Soera Adiningrat dan Gubernur Suryo. Dalam surat tersebut, Satpol PP memberikan informasi bawah akan dilakukan relokasi terhadap PK5 yang beroperasi di lokasi tersebut.

“Kami disuruh pindah ke jalan KH Ahmad Dahlan sisi sebelah timur. Padahal disitu tempatnya tidak layak, untuk kami tempati. Karena sudah banyak pedagang yang berjualan disana. Selain itu, kami juga akan diadu domba dengan pedagang lama yang sudah berjualan disana lebih dulu,” ujar Viki Hambali kepada awak media.

[box type=”shadow” align=”” class=”” width=””]

Baca Juga :

[/box]

Ia pun menegaskan bahwa pihaknya sudah sepakat akan menolak relokasi tersebut. “Selama tidak ada tempat relokasi yang cocok, kami tidak akan berpindah dari tempat kami biasanya berjualan,” pungkas Viki.

Tak hanya itu, berbagai kritikan juga dilontarkan oleh para orator. “Kami tidak yakin pengusaha-pengusaha besar di wilayah ini sudah patuh terhadap peraturan yang dibuat pemerintah. Silahkan disampaikan secara terbuka jika memang berani. Jangan hanya PKL yang dijerat dengan alasan penegakan Perda, yang justru menyengsarakan kepada mereka,” teriak Faizuddin dalam orasinya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Jombang, Fakhrudin Widodo menyatakan bahwa surat yang dikirimkan pihaknya masih bersifat sosialisasi. “Itu untuk sosialisasi dulu agar mereka paham bahwa di lokasi tersebut tidak strategis ditempati PKL. Karena lokasi itu berdekatan dengan zona ikon Jombang, yakni Alon-Alon,” ujarnya ditemui usai menerima perwakilan demonstran di gedung Pemkab Jombang.

Ia juga mengaku masih akan melakukan pembahasan dengan tim penataan PKL terkait penolakan demonstran tersebut. “Terkait pembagian zona itu, nanti kami akan bahas dengan tim penataan PKL. Salah satunya apa yang disampaikan mereka yang demo ini akan kami utarakan,” tandas Fakhrudin. (wat/rep)

Editor
Saiful Arief