BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Jombang Merugi

Ekonomi   Dibaca : 427 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Jombang Merugi
Salah satu sentra terak ayam petelur. (dok FaktualNews)

Salah satu sentra terak ayam petelur di Kecamatan Plandaan.faktualnews/Hendro.

JOMBANG, faktualnews.co – Peternak ayam petelur di Desa Plabuhan, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, merugi. Sebab, dimusim penghujan, tingkat penjualan telur mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Salah satu peternak ayam petelur, Kuswanto, mengatakan, selama musim penghujan, penjualan telur terus mengalami penurunan. Berlimpahnya stok barang di toko, membuat para peternak terancam gulung tikar.

Menurutnya, sehari para peternak ini biasaya menjual telur ayam hingga mencapai tiga kuintal. Namun, saat musim penghujan seperti ini, penjualan telur ayam hanya mencapai 75-100 kg dalam sehari.

Baca Juga:  Jangan Simpan Telur di Rak Pintu Lemari Es

“Penjualan biasanya tiga kwintal sehari sekarang hanya 75 sampai 100 kg sehari, akhirnya telor menumpuk di rumah” ujar Budisetiawan peternak ayam petelur, Selasa (31/1/2017).

BACA JUGA

[box type=”shadow” align=”” class=”” width=””]

Baca Juga:  Jangan Simpan Telur di Rak Pintu Lemari Es

[/box]

Turunnya tingkat daya beli masyarakan ini tidak sebanding dengan biaya yang meski dikeluarkan para peternak. Setiap hari, mereka meski mengeluarkan biaya yang tidak sedikit guna kebutuhan pakan dan perawatan ayam.

Budi mengungkapkan, anjloknya minat daya beli masyarakat ini sudah menjadi persoalan setiap tahun. Bahkan, kondisi ini cenderung berulang-ulang. Namun, tidak ada solusi yang konkret terkait dengan persoalan tersebut.

Baca Juga:  Harga Telur Anjlok, Dirjen PKH Kementan Ancam Kunci Izin Integrator

Pihaknya berharap pemerintah, dapat mengambil tindakan terkait dengan perosalan ini. Sebab, bukan tidak mungkin para peternak di Kota Santri ini akan gulung tikar jika harga telur terus mengalami penurunan. (tyo/ivi)

Editor
Tags
KOMENTAR