FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Pamit Jalan-Jalan, Munari Ditemukan Tewas Di Tengah Sawah

Kriminal   Dibaca : 398 kali Jurnalis: Z Arivin
Pamit Jalan-Jalan, Munari Ditemukan Tewas Di Tengah Sawah
Petugas Polsek Trowulan dibantu Tim PMI Kabupaten Mojokerto, mengevakuasi jasad Munari dari area persawahan.faktualnews/Ivin.

Petugas Polsek Trowulan dibantu Tim PMI Kabupaten Mojokerto, mengevakuasi jasad Munari dari area persawahan.faktualnews/Ivin.

MOJOKERTO, faktualnews.co – Ketenangan warga Desa/Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur mendadak terusik. Sesok mayat laki-laki tanpa ditemukan membusuk diarea persawahan, Selasa (31/1/2017).

Jasad pria yang belakangan diketahui sebagai Munari (72), warga desa setempat, ditemukan sekira pukul 07.30. Bermula saat Kusen (45), seorang buruh tani hendak mencabut rumput liar di sawah milik Sabar.

“Tadi saya mau ke sawahnya pak Sabar, kemudian saya melihat ada laki-laki tergeletak. Saat saya dekati ternyata mayat,” katanya kepada awak media, Selasa (31/1/2017).

BACA JUGA

[box type=”shadow” align=”” class=”” width=””]

[/box]

Mengetahui adanya mayat, Kusen lantas meminta tolong kepada para buruh tani lainnya. Ia bersama beberapa warga lainnya lantas melaporkan hal itu kepada perangkat desa setempat.

“Saat saya lihat, mayatnya dalam kondisi terlentang menggunakan pakaian hijau dan celana cokelat. Sepertinya memang sudah lama meninggal,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Trowulan Kompol M. Sulkan mengatakan, sebelum ditemukan meninggal, Munari sempat dinyatakan hilang. Sejak hari Sabtu, 28 Januari 2017 ia pamit pergi jalan-jalan.

Dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan, aparat kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun demikian, pihaknya tetap akan melakukan visum guna mengetahui penyebab kematian Munari.

“Saat ini, jasad korban sudah kita evakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan visum. Kami ingin mengetahui penyebab kematian korban, apakah karena sakit atau ada faktor lain yang menjadi penyebabnya,” pungkasnya.(ivi/san)

Editor
Z Arivin