BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Pemkab Jombang Janji Perbaiki Tahun ini, Jalan Longsor di Desa Asem Gede

Advertorial   Dibaca : 359 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Pemkab Jombang Janji Perbaiki Tahun ini, Jalan Longsor di Desa Asem Gede
Bupati Jombang Jawa Timur, Nyono Suharli Wihandoko, meninjau kerusakan jalan poros Desa Made - Asem Gede Kecamatan Ngusikan. Foto : Arief/Faktualnews

Bupati Jombang Jawa Timur, Nyono Suharli Wihandoko, meninjau kerusakan jalan poros Desa Made – Asem Gede Kecamatan Ngusikan.
Foto : Arief/Faktualnews

JOMBANG, FaktualNews.co – Pemerintah Kabupaten Jombang berjanji akan memperbaiki tahun ini jalan poros Desa Asem Gede, Kecamatan Ngusikan yang mengalami longsor akibat terjangan hujan pada Jum’at (3/2/2017) lalu. Jalan tersebut merupakan penghubung antara Desa Asem Gede dengan Made, Kecamatan Ngusikan.

“Akan diperbaiki tahun ini juga,” kata Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko, Senin (6/2/2017) saat melakukan peninjauan di lokasi jalan rusak tersebut.

Lebih lanjut ia menyatakan, perbaikan jalan baru bisa dilaksanakan setelah tuntasnya proses lelang. Sembari menunggu perbaikan, untuk sementara ini pihak desa diminta melakukan pengamanan jalan agar kerusakan tidak semakin melebar. “Sementara akan diamankan terlebih dahulu bersama sama Dinas PUPR, UPT Bina Marga Ploso, serta dari desa, sampai menunggu proses lelang. Yang penting longsoran tidak semakin melebar dan pengguna jalan aman,” ujar Nyono.

Baca Juga:  Dinilai Ingkar Janji, Warga Dua Desa di Nganjuk Tuntut Kompensasi Proyek Tol Soker

Jalan rusak tersebut mendapat alokasi anggaran Rp 2,7 miliar untuk perbaikan tahun ini. Melihat kerusakan akibat longsor, proyek pembangunan sebagian akan diarahkan untuk memperbaikinya. Konstruksi jalan, direncanakan menggunakan cor beton.

[box type=”shadow” align=”” class=”” width=””]

Baca Juga:  Baru Dibangun, Jalan Poros Desa Wilayah Kudu Ambles dan Terbelah

BACA JUGA :

[/box]

Kini, kondisi jalan tersebut berdampak pada arus lalu lintas di wilayah setempat. Jalan yang biasanya digunakan untuk dua lajur, saat ini hanya bisa digunakan pada satu lajur. “Ini kalau dibiarkan akan semakin melebar dan membahayakan pengguna jalan,” kata Lastinah, Kepala Desa Asem Gede, Kecamatan Ngusikan.

Baca Juga:  Mbah Sadiyo, Pemulung yang Rela Sisakan Penghasilannya untuk Menambal Lubang Jalan

Lastinah membeberkan, kerusakan jalan sepanjang 20 meter tersebut terjadi setelah wilayah setempat diguyur hujan lebat pada Jumat malam. “Hampir separuh jalan ambles kebawah,” bebernya. (rep/oza)

Editor
KOMENTAR