BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Perayaan Valentine, Begini Pendapat Keagamaan MUI Jombang

Religi   Dibaca : 305 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Perayaan Valentine, Begini Pendapat Keagamaan MUI Jombang
KH Cholil Dahlan, Ketua MUI Kabupaten Jombang ditemui di kantor Yayasan Darul Ulum Rejoso, Rabu (8/2/2017). Foto : R Suhartomo/Faktualnews

KH Cholil Dahlan, Ketua MUI Kabupaten Jombang ditemui di kantor Yayasan Darul Ulum Rejoso, Rabu (8/2/2017).
Foto : R Suhartomo/Faktualnews

JOMBANG, FaktualNews.co – Valentine’s Day (Hari Velentine) yang jatuh setiap tanggal 14 Februari masih saja dirayakan sejumlah kalangan, terutama muda-mudi di Indonesia. Momentum ini diyakini sebagai hari kasih sayang.

Terkait hari valentine ini, MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Jombang menyatakan padangan keagamaannya bahwa tidak perlu dirayakan. Bahkan MUI sudah mengeluarkan fatwa haram untuk memperingati hari tersebut. “Tidak perlu dirayakan, MUI Pusat sudah mengeluarkan fatwa bahwa perayaan valentine itu haram,” kata KH Cholil Dahlan, Ketua MUI Kabupaten Jombang ditemui di kantor Yayasan Darul Ulum Rejoso, Rabu (8/2/2017).

Lembaga perkumpulan para ulama itu berpendapat bahwa valentine itu merupakan bukan budaya asli Indonesia yang cenderung menjerumuskan pada kebiasaan melanggar norma. Disamping itu, perayaan valentine yang identik dengan bertemunya pasangan sejoli (laki-laki dan perempuan) dinilai hanya akan menimbulkan perbuatan maksiat.

Baca Juga:  Pelajar Tak Boleh Bawa Cokelat Valentine, Sekolah Razia di Kelas

[box type=”shadow” align=”” class=”” width=””]

BACA JUGA :

Baca Juga:  STOP Hari Valentine, Siswa Bagikan Syal Merah Muda

[/box]

“Segala perbuatan yang mengarah pada sesuatu yang diharamkan, hukumnya tetap haram. Seperti zina, mendekati zina saja kita dilarang. Apalagi melakukannya. Begitu juga dengan valentine yang termasuk perbuatan mendekati zina,” jelas Kiai Cholil.

Kiai yang juga pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso ini menghimbau supaya masyarakat tidak merayakan hari valentine tersebut. Terutama kalangan muda-mudi yang biasanya merayakan momentum ini. “Jangan, ini tidak usah dirayakan. Ini bukan budaya kita,” ujarnya.

Baca Juga:  Duh! Wanita Di Samarinda Tertangkap Basah Sedang ”Three In One” di Kamar Hotel

Kiai Cholil juga berharap lembaga pendidikan terlibat dalam memberikan pemahaman kepada pelajar supaya tidak merayakan valentine. “Kami memang belum mengirimkan surat resmi tentang fatwa haram peringatan valentine ini, tapi kami berharap semua pihak ikut aktif mensosialisasikan. Termasuk sekolah dan pemerintah daerah,” pungkasnya. (oni/oza)

Editor
KOMENTAR