FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Razia Lapas Petugas Temukan Alat Hisap Narkoba

Kriminal     Dibaca : 675 kali Jurnalis:
Razia Lapas Petugas Temukan Alat Hisap Narkoba
Petugas melakukan pengeledahan sel napi dan tahanan di Lapas Kelas II B Jombang, Jawa Timur, Jumat (10/2/2017). FaktualNews.co/Roni Suhartomo/17

Petugas melakukan pengeledahan sel napi dan tahanan di Lapas Kelas II B Jombang, Jawa Timur, Jumat (10/2/2017). FaktualNews.co/Roni Suhartomo/17

 

JOMBANG, FaktualNews.co – Petugas Gabungan dari Polres Jombang dan Petugas Lembaga Pemasyarakatan kelas II B Kabupaten Jombang Jawa Timur menggelar razia narkoba didalam lapas. Hasilnya petugas hanya mendapati alat hisap sabu-sabu yang dimodifikasi dari tutup lem dan satu buah handphone serta beberapa senjata tajam.

“Razia ini untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkotika didalam lapas, dan hasilnya kita temukan satu buah handphone yanh belum kita periksa isinya serta alat hisap sabu dan beberapa senjata tajam,” kata Kepala Bagian Operasional Polres Jombang, Kompol Kusen Hidayat. Jumat (10/2/2017).

Kusen menambahkan, jika memang ada indikasi peredaran narkoba didalam lapas pihaknya akan terus menindak lanjuti dan melakukan pemeriksaan.

Petugas gabungan dari polres jombang yakni Satuan Narkoba, Satuan Intelkam, dan Sabhara melakukan penggeledahan di sejumlah titik yang ada di Lapas Kelas II B Jombang. Petugas menyisir satu persatu ruang tahanan serta ruangan yang ada didalam lapas tersebut. Petuga mendapati sebuah handphone yang disimpan di ruangan dapur lapas.

[box type=”shadow” align=”” class=”” width=””]

Baca Juga :

[/box]
Selanjutnya petugas memeriksa dua blok narapidana kasus narkoba, petugas memeriksa satu persatu kamar serta menggeledah sejumlah napi yang ada didalam blok tersebut.

Terpisah, Kepala Lembaga Pemasyarakatan kelas II B Kabupaten Jombang, Nur Ahmadi, pihaknya sudah berupaya keras dalam mengahalau upaya pemasukan handphone serta barang lainnya, namun mungkin karena kelihaian dari narapidana tersebut sehingga barang tersebut masih bisa masuk dalam lapas.

“Upaya kita maksimal dalam menciptakan kawasan lapas bebas dari handphone dan narkoba, mungkin ada titipan atau selundupan dari pihak luar sehingga barang tersebut bisa masuk,” ujarnya.

Ahmadi menambahkan, jika memang terbukti ada keterlibatan narapidana, pihaknya akan melakukam tindakan tegas yakni dengan cara stapser dan tidak diberikan hak-hak bagi narapidana yang terlibat. (oni/rep)

Editor
Saiful Arief