FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Kaum Sosialita di Jombang Lebih Enjoy Kumpul “Brondong Sihan”

Gaya Hidup, Nasional     Dibaca : 438 kali Jurnalis:
Kaum Sosialita di Jombang Lebih Enjoy Kumpul “Brondong Sihan”

JOMBANG, FaktualNews.co – Stigma negatif yang melekat pada diri sosialita yang lebih suka “Brondong” memang sulit dilepaskan, bahkan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, para sosialita lebih suka “Brondong Sihan”.

Ya. Brondong Sihan, begitu sebutan dan menjadi idola para sosialita di Kota Santri ini. Namun itu merupakan singkatan kegitan sosial yang dilakukan kumpulan ibu-ibu arisan yang mereka juluki dengan kegiatan Bareng Nongkrong di Panti Asuhan atau Brondong Sihan.

Kegiatan itu, sengaja mereka lakukan untuk memberikan contoh bahwa kumpulan ibu-ibu yang lazim disebut kaum sosialita, bisa memberikan manfaat kepada masyarakat.

Salah satu anggota kelompok ibu-ibu yang menamakan diri dengan sebutan Almira, Lilik Purwati (30) mengatakan, dalam kelompok yang beranggotakan sembilan orang itu, lebih banyak melakukan kegiatan sosial, ketimbang kegiatan ibu-ibu arisan pada umumnya yang lebih mementingkan kesenangan dalam berkumpul.

Ini menjadi keputusan kelompoknya untuk bisa memberikan hasil positif dalam perkumpulan yang berawal dari kumpulan ibu-ibu pengantar anak sekolah. “Memang kita lebih menonjolkan untuk melakukan kegiatan sosial, daripada hanya sekedar bersenang-senang. Seperti hari ini kita mengunjungi panti asuhan Al-Hasan yang ada di Desa Watugaluh Kecamatan Diwek,” terangnya, Sabtu (11/2/2017).

[box type=”shadow” ]

Baca Juga :

[/box]
Dalam kunjungannya ke panti asuhan, kelompok tersebut memberikan sumbangsih dari hasil patungan anggota. “Meski kita belum bisa memberikan banyak, namun kegiatan itu diharapkan bisa menjadi inspirasi kepada ibu-ibu arisan lainya. Setidaknya, kita bisa membantu dari hasil berkumpul dengan kelompok kita,” ujar Lilik.

Selain mengunjungi panti, wisata religi juga menjadi kegiatan rutin kelompoknya sebagai referensi iman dan juga kejenuhan dalam hiruk pikuk rumah tangga ibu-ibu di kelompoknya. “Kita juga sering melakukan wisata religi yang ada di Jombang. Jadi tidak hanya ke panti asuhan saja,” pungkasnya.

Meski begitu, penampilan cantik ala mama muda tidak dihilangkan begitu saja dalam kelompoknya. Sebab, penampilan untuk menjadi cantik tetap prioritas. Tak pelak, pembahasan tentang baju yang digunakan saat berkumpul menjadi sebuah kebahagian tersendiri baginya,

“Kalau dandan cantik ya harus mas. Kan wanita harus tampil menawan di depan suami,” cetus anggota lainnya, Devi Erlina. (oni/san)

Editor
Saiful Arief
Tags