BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Polisi Amankan Dua Remaja Pengedar Doubel L

Kriminal   Dibaca : 300 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Polisi Amankan Dua Remaja Pengedar Doubel L
Ilustrasi

Ilustrasi

 

JOMBANG, FaktualNews.co – Dua pengedar Pil Doubel L, Rico Kurniawan (24) dan Ahmad Riadi (19) keduanya asal Desa Bendet, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ditangkap aparat kepolisian Jumat (10/2/2017).

Kapolsek Diwek AKP Bambang Setyobudi mengatakan, penangkapan kedua pengedar tersebut, berawal dari infromasi warga yang merasa resah dengan kegiatan keduanya di lokasi mereka tinggal, kemudian melakukan penyelidikan terkait aktivitas keduanya.

Hasilnya, di waktu dan lokasi yang berbeda, petugas berhasil meringkus kedua pemuda yang tidak memiliki pekerjaan itu. “Kedua pelaku kita tangkap di lokasi dan juga waktu yang berbeda. Tersangka Rico kita amankan Jumat (10/2/2017) sekitar pukul 12.00 WIB. Sementara Ahmad alias Mamat, berhasil kita tangkap sekitar pukul 21.00 WIB, yang saat itu berada di dalam rumahnya,” terang Bambang, Sabtu (11/2/2017).

Baca Juga:  Ajukan Kredit 'Fiktif', Rumahsakit Swasta Ternama di Jombang Dibidik Polisi

[box type=”shadow” ]

Baca Juga :

[/box]
Dari tangan kedua pelaku, petugas berhasil mengamankan beberapa barang bukti diantaranya, 1 buah Dusbook Handphone merk Vivo warna putih yang berisi 389 butir pil doubel L dan uang tunai Rp 25.000 yang diduga hasil penjualan barang haram tersebut.

Baca Juga:  Dua Pengamen Asal Jombang Diciduk Polisi Saat Judi Remi

“Tak hanya itu, dari tangan Ahmad kita juga berhasil mengamankan 2 klip plastik pil doubel L masing-masing berisi 1 klip plastik berisi 10 butir pil doubel L, dan 1 klip plastik berisi 9 butir pil doubel L. Jumlah keseluruhan 19 butir pil doubel L,” ujarnya.

Baca Juga:  Pelaku Pengeroyokan Suporter Berni Jember Diringkus Polisi

Akibat perbuatannya, pelaku harus mendekam di jeruji Mapolsek Diwek dan dijerat dengan pasal 196 UU RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. “Pelaku kini kita amankan dan kita lakukan pengembangan terhadap kemungkinan tersangka lain,” pungkas Bambang. (Oni/rep)

Editor
KOMENTAR