FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Proses Belajar Terhenti, Sekolah Disegel Pemilik Lahan

Nasional, Pendidikan     Dibaca : 552 kali Jurnalis:
Proses Belajar Terhenti, Sekolah Disegel Pemilik Lahan
Ilustrasi
segel

Ilustrasi

 

PAMEKASAN, FaktualNews.co – Polemik penyegelan SMA Negeri 1 Waru Pamekasan, Madura, Jawa Timur, oleh warga yang mengaku sebagai pemilih lahan sampai saat ini belum terselesaikan, sehingga proses belajar mengajar siswa terpaksa terhenti.

Dilansir dari beritajatim.com, penyegelan tersebut sudah terjadi sejak Jum’at (10/2/2017) lalu. Sehingga para siswa tidak bisa mengikuti proses belajar mengajar terhitung sejak eksekusi penyegelan dilakukan oleh pemilik lahan.

“Sebelumnya pemerintah sudah berjanji untuk memberi ganti rugi atas lahan yang ditempati ini, tapi sampai sekarang justru tidak ada tindak lanjut,” kata salah satu warga yang mengaku sebagai pemilik lahan Nur Salim, Senin (13/2/2017).

Pihak yang mengaku sebagai ahli waris pemilik tanah tersebut juga membentangkan spanduk yang diletakkan di pintu gerbang sekolah. Bahkan dalam spanduk tersebut ditulis pemberitahuan jika lokasi SMA Negeri 1 Waru dalam penguasaan pemilik tanah atau ahli waris.

Baca Juga :

[box type=”shadow” ]

[/box]
Bahkan dalam spanduk tersebut juga terpajang nomor kontak pemilik lahan untuk bisa dihubungi oleh pihak terkait. “Bagi pihak yang berkepentingan kami himbau untuk tidak menggunakan (sekolah) sampai ada kesepakatan sewa atau beli,” ungkapnya.

Sementara Kepala Cabang Dinas Perwakilan Provinsi Jawa Timur di Pamekasan Slamet Gustiantoko masih berupaya melakukan komunikasi sekaligus koordinasi dengan pemilik lahan yang menyegel SMA Nengeri 1 Waru.

Namun pihaknya enggan menjelaskan secara detail terkait penyegelan terhadap sekolah yang berada di bawah naungan instansi yang dipimpinnya. Apalagi peristiwa tersebut juga menjadi polemik tersendiri dalam beberapa tahun terakhir, namun masih bisa diredam oleh tokoh masyarakat sekitar. (*)

Editor
Saiful Arief
Sumber
beritajatim.com
Tags

YUK BACA

Loading...