BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Nelayan Ditemukan Tewas di Tegalan

Kriminal   Dibaca : 244 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Nelayan Ditemukan Tewas di Tegalan
Juhari (45) nelayan asal Dusun Dungkek Laok, Kecamatan Dungkek, Sumenep, Jawa Timur, Selasa (14/2/2017) ditemukan tewas di tegalan. FaktualNews.co/Panjie Agira/

Juhari (45) nelayan asal Dusun Dungkek Laok, Kecamatan Dungkek, Sumenep, Jawa Timur, Selasa (14/2/2017) ditemukan tewas di tegalan. FaktualNews.co/Panjie Agira/

 

SUMENEP, FaktualNews.co – Warga di Dusun Binaba, Saronggi, Sumenep, Madura, Jawa Timur, dibuat geger dengan penemuan mayat laki-laki di tegalan dengan posisi terlentang, Selasa (14/2/2017).

Mayat tersebut diketahui bernama Juhari (45) nelayan asal Dusun Dungkek Laok, Kecamatan Dungkek, Sumenep, Jawa Timur.

Baca Juga:  Wow, Telan Rp 4,1 M, Rumdin Kapolres Sumenep Termewah Se-Indonesia

Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Suwardi menjelaskan, mayat itu pertama kalinya ditemukan oleh Tajul Arifin warga Kecamatan Saronggi, saat hendak pergi ke pantai Desa Tanjung dengan tujuan ingin menanam rumput laut.

Namun, sesampainya di tengah perjalanan, ia melihat satu unit sepeda motor Suzuki Shogun warna hitam nomor polisi M 3375 VK diparkir ditengah jalan setapak yang tak jauh dari lokasi penemuan mayat.

Baca Juga:  Terjaring OTT, Polisi Tetapkan Tersangka 4 Petugas Pelabuhan Kalianget

Baca Juga :

[box type=”shadow” ]

[/box]
Karena penasaran, Tajul langsung menghampiri motor itu, tidak lama kemuduan Tajul melihat sesosok mayat yang tergeletak di tegalan dengan posisi terlentang. “Setelah itu, Tajul langsung melaporkan peristowa itu kepada Kepala Desa Tanjung,” terangnya, Selasa (14/2/2017).

Baca Juga:  HTI Resmi Dibubarkan, Ini Langkah Kapolres Sumenep

Mayat korban baru sekitar pukul 09.00 WIB dievakuasi setelah petugas dan Dokpol datang ke TKP. “Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban mengalami luka dikepala bagian belakang, diduga karena terbentur batu saat jatuh,” kata Suwardi.

“Diduga penyakit jantung korban kambu, karena menurut keterangan pihak keluarga korban mempunyai riwayat sakit jantung. Namun, untuk memastikan apakah ada unsur kekerasan, jenazah saat ini di autopsi di RSUD Dr Moh Anwar,” pungkasnya. (jie/rep)

Editor
KOMENTAR