BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Diduga Tidak Bisa Berenang, Santri Tenggelam di Sungai

Peristiwa   Dibaca : 321 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Diduga Tidak Bisa Berenang, Santri Tenggelam di Sungai
Ilustrasi

Ilustrasi

 

KEDIRI,  FaktualNews.co – Seorang santri pondok pesantren di Kabupaten Kediri, IF (11) asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, tenggelam di dam sungai Dusun Brangkal, Desa Pohrubuh, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.

Dilasir dari beritajatim.com, informasi yang dihimpun pagi hari sebelum kejadian, korban izin tidak mengikuti pelajar di sekolah karena sakit. Diduga mandi, korban akhirnya tenggelam. Warga yang mengetahui, berusaha mencari. Setelah disusuri sebanyak dua kali, akhirnya korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Baca Juga:  Pasca Wisatawan Tewas Tenggelam, Air Terjun Madakaripura Ditutup Sementara

Barhakri (48) salah seorang saksi menduga, korban tidak dapat berenang saat mandi di dam yang memiliki kedalaman sekitar 2 meter. “Korban kami temukan tiga jam setelah lenyap,” katanya, Rabu (15/2/2017).

Baca Juga :

[box type=”shadow” ]

[/box]
Saksi kemudian mengantarkan jenazah korban ke pondok pesantrennya, selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Semen. Polisi sempat mendatangi tempat kejadian untuk melakukan olah TKP.

Baca Juga:  Lepas dari Pengawasan Ortu, 2 Balita Ditemukan Mengapung di Kolam Lele

“Berdasarkan keterangan lima orang saksi, sekira pukul 15.30 Wib ada dua anak minta tolong pertolongan, karena temannya tenggelam di DAM. Beberapa orang saksi dari warga sekitar kemudian berdatangan untuk mencari. Akhirnya korban ditemukan sudah meninggal dunia,” ujar Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar.

Baca Juga:  Perahu Tambang Terbalik Diduga 13 Orang Tenggelam, Dua Korban Berhasil Ditemukan

Setelah sampai di pondok pesantrennya, pihak ponpes kemudian menghubungi keluarga korban. “Pihak pondok memberikan penjelasan kepada orang tua korban. Selanjutnya, jenasah korban diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” pungkasnya. (*)

Editor
Sumber
beritajatim.com
KOMENTAR