BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

‘Bom Pipa’ Gegerkan Warga Pandian Sumenep

Peristiwa   Dibaca : 293 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
‘Bom Pipa’ Gegerkan Warga Pandian Sumenep
Benda yang mirip bom pipa yang ditemukan warga Pandian Sumenep, kamis (16/2)

Benda yang mirip bom pipa yang ditemukan warga Pandian Sumenep, kamis (16/2). foto : Istimewa

SUMENEP, FaktualNews.co – Penemuan benda mirip bom rakitan di rumah A. Effendi, warga Pandian, Kecamatan Kota Sumenep membuat gempar. Benda yang diletakkan di tembok pagar rumah Effendy ini sangat mirip dengan bom pipa.

Dilihat dari kejauhan benda ini dibuat  dari pipa paralon berwarna merah, berukuran panjang sekitar 25 cm. Ada 7 pipa yang disatukan dengan lakban hitam, dan ada kabel yang menghubungkan bagian tengah dengan ujung benda mirip bom pipa itu.

“Benda mirip bom itu pertama kali ditemukan ibu saya waktu keluar rumah. Ada bungkusan tas kresek hitam. Waktu dibuka, ternyata isinya benda mirip bom itu,” kata pemilik rumah, Effendy, Kamis (16/2/2017). Polisi yang segera mendatangi lokasi, telah melakukan pengamanan dengan memasang  ‘police line.

Baca Juga:  Kardus "Awas Ada Bom" Gegerkan Warga di Surabaya, Ternyata Isinya Ini

Kapolres Sumenep, AKBP H. Joseph Ananta Pinora yang mendatangi lokasi penemuan benda mirip bom ini sempat memeriksa dengan sensor metal dan sensor panas. “Hasil deteksi sensor metal dan panas, dipastikan ada material logam pada benda mirip bom itu. Namun, tidak terdeteksi adanya hawa panas. Tapi tetap harus diwaspadai, karena bom juga ada yang suhunya dingin. Apalagi sekarang sedang hujan,” kata Pinora.

Baca Juga:  Dijadikan Tersangka, Korban Penganiayaan Sumenep Bakal Lapor Polda

Ditambahkan, benda tersebut memang mirip bom pipa. Dan jika benar, lanjut Pinora, jangkauan ledakannya bisa mencapai 20 meter. Untuk itulah ia telah meminta meminta masyarakat untuk tidak mendekat di sekitar lokasi.
Tidak hanya itu, Pinora  mengaku juga telah memnghubungi tim penjinak bom atau gegana. Hal ini dilakukan untuk mengamankan dan mengevakuasi benda mirip bom tersebut.(ji/san)

Editor
KOMENTAR