BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Makan Korban Jiwa, Warga Demo Jembatan Lamongan – Gresik

Peristiwa   Dibaca : 674 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Makan Korban Jiwa, Warga Demo Jembatan Lamongan – Gresik
Kesal akan pemasangan portal yang menjadi penyebab seringnya kecelakaan terjadi, warga melakukan demo. foto : Faisol/FaktualNews

Kesal akan pemasangan portal yang menjadi penyebab seringnya kecelakaan terjadi, warga melakukan demo. foto : Faisol/FaktualNews

LAMONGAN, FaktualNews.co – Usai memakan korban jiwa dan dilakukan sidak oleh Pemkab Lamongan, giliran warga melakukan demo atas pemasangan portal Jembatan penghubung antara dua Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik. Warga menilai pemasangan ini tidak tepat dan dikuatirkan akan muncul korban-korban lain.

Dengan longmarch, warga menuntut pemasangan portal pada jembatan penghubung Karanggeneng-Karangcangkring bukanlah solusi tepat. Selain kerap menjadi penyebab kecelakaan, lampu penerangan yang kurang disekitar jembatan juga dinilai perlu mendapat perhatian serius.

“Jangan memasang besi di tengah jalan, melainkan Jembatan yang sudah tidak layak untuk dilalui segera di perbaiki itu solusinya.” teriak Dwi Utomo coordinator aksi, kamis (16/2/2017). Ia menambahkan pemerintah harus tanggung jawab serta bertindak cepat hingga tidak ada yang menjadi korban.

Selain memblokade jalan dengan berkumpul ditengah jembatan, warga juga membentangkan sejumlah poster dan spanduk. Diantaranya tertulis, ‘Pemerintah membunuhmu’, ‘Sumbangan uang receh untuk pertanggungjawaban kecelakaan akibat pemasangan Block Tiang Jalan Jembatan Karanggeneng-Karangcangkring yang mematikan’.

Massa yang bertahan di jembatan akhirnya ditemui oleh pihak terkait dari dua Kabupaten, yakni Kapolres Lamongan AKBP Juda Nusa Putra S.I.K didampingi Kapolsek Karanggeneng dan AKP Windu dari Kapolsek Dukun, Gresik yang didampingi Danrmil Dukun, Kabupaten Gresik. Mendapat jawaban tuntutan akan segera disampikan ke pihak yang lebih berwenang untuk segera ditindaklanjuti, warga membubarkan diri dan meninggalkan jembatan tersebut.(sol/san)

Editor
KOMENTAR