BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Penemuan Jenazah Berkalung Sorban Gegerkan Warga Gunungkidul

Nasional   Dibaca : 211 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Penemuan Jenazah Berkalung Sorban Gegerkan Warga Gunungkidul
Ancaman kepunahan terhadap rangkong gading disebut sama beratnya seperti ancaman terhadap gajah.(Science Photo Library via BBC)
Meninggal Dunia

Ilustrasi

SURABAYA, FaktualNews.co – Warga Desa Plembutan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, dihebohkan dengan penemuan jenazah tak dikenal. Jenazah yang tak dikenal itu ditemukan dalam kondisi terkubur dan berkalung sorbanrban.

Jenazah yang diduga berjenis kelamin pria itu ditemukan warga tepatnya di pemakaman umum di Dusun Toboyo, Desa Plembutan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul.

Menurut juru kunci makam, Wasiman (70) mengatakan, bahwa lokasi penemuan jenazah itu masih berupa tanah kosong. Sehingga, saat ada warga yang menggali tanah di untuk pemakaman, mereka terkaget-kaget saat mendapati adanya jasad misterius itu.

“Selama saya di sini, itu tanah kosong. Memang belum ada yang menggunakan,” kata Wasiman, seperti dikutip dari detik.com, Senin (20/2/2017).

Wasiman melanjutkan, jenazah yang ditemukan warga itu terkubur di kedalaman 1,5 meter. Anehnya, kain kafan yang membalut jenazah itu masih utuh, sedangkan jasad tinggal kerangka.

“Tingginya sekitar 2 meter, dan di dalamnya ada sorban (mengalungi kerangka),” imbuhnya.

Hal itu tentunya membuat warga setempat bingung. Sebab, kain kafan yang membungkus jenazah tersebut dan sorban yang melingkar di kerangka masih utuh hanya kotor oleh tanah.

“Mungkin jenazah itu orang yang punya kelebihan ilmu agama atau apa. Karena masih utuh,” terang Warsiman.

Sementara itu, aparat kepolisian membenarkan adanya penemuan jenazah berkalung sorban yang menggegerkan warga usun Toboyo, Desa Plembutan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul.

“Iya memang cukup aneh. Apalagi kain kafannya masih utuh. Berdasarkan kesepakatan bersama, jasad itu dikuburkan lagi,” ujar Kanit Reskrim Polsek Playen Iptu Pudjijono.

Sebelum dimakamkan lagi, jenazah tersebut kembali dikafani dengan kain yang baru.(ivi)

Editor
KOMENTAR