BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Dua Pria Ini Campuri Daging Sapi Dengan Daging Celeng

Peristiwa   Dibaca : 208 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Dua Pria Ini Campuri Daging Sapi Dengan Daging Celeng
Ilustrasi
ilustrasi-penjual-daging_

Ilustrasi

 

JEMBER, FaktualNews.co – Dua orang penjual dan pemasok daging sapi yang dicampur dengan daging babi hutan atau celeng di pasar tradisional Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Jawa Timur, ditangkap aparat kepolisian.

“Kami berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai pemasok dan penjual daging sapi dioplos dengan daging babi hutan di Pasar Jenggawah,” kata Kapolsek Jenggawah, AKP Udik Budiarso di Mapolsek Jenggawah, dilansir dari tribunjatim.com, Rabu (21/2/2017).

Menurutnya, penangkapan berawal dari informasi masyarakat tentang adanya transaksi penjualan daging sapi yang dicampur daging babi hutan, sehingga anggotanya bergerak untuk melakukan penyelidikan atas informasi yang diterima aparat kepolisian tersebut.

“Setelah kami selidiki memang benar dua orang itu diduga sebagai pemasok dan penjual daging sapi oplosan sehingga keduanya dibawa ke Mapolsek Jenggawah untuk dimintai keterangan,” tuturnya.

Dua tersangka yang diamankan anggota Polsek Jenggawah itu yakni HS (50), warga Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung dan AB (55), warga Desa Klompangan, Kecamatan Ajung. Keduanya diamankan di kios penjualan daging sapi milik AB di dalam Pasar Jenggawah.

BACA JUGA :
[box type=”shadow” ]

[/box]
“Berdasarkan keterangan mereka, tersangka AB mendapat pasokan daging babi hutan dari HS untuk dioplos dengan daging sapi agar mendapatkan keuntungan yang banyak dari penjualan daging tersebut,” katanya.

Ia menjelaskan, AB sengaja mencampur daging babi hutan tersebut dengan daging sapi yang perbandingannya 1:1 yakni 1 kilogram daging sapi dicampur dengan 1 kilogram daging babi hutan.

“Kemudian tersangka menjual daging oplosan tersebut kepada pembeli dengan meyakinkan pembeli bahwa daging yang dijualnya benar-benar daging sapi asli, namun ada salah seorang warga curiga hingga melaporkan hal itu kepada aparat kepolisian,” tuturnya.

Atas perbuatannya yang merugikan konsumen tersebut, lanjut dia, kedua tersangka penjual dan pemasok daging oplosan akan dijerat dengan pasal 204 KUHP tentang Menjual Sesuatu Bersifat Berbahaya dan Undang-undang Perlindungan Konsumen.

Halaman
1 2
Editor
Sumber
tribunjatim.com
KOMENTAR