BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Dugaan Kristenisasi di Sumenep, Bingkisan dari Pelajar Luar Negeri

Pendidikan   Dibaca : 389 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Dugaan Kristenisasi di Sumenep, Bingkisan dari Pelajar Luar Negeri
Sejumlah ulama dan warga SUmenep saat menemui pemberi bingkisan berisi dugaan ajaran kristen, Rabu (22/2/2017). Foto : Anjie/FaktualNews

Sejumlah ulama dan warga SUmenep saat menemui pemberi bingkisan berisi dugaan ajaran kristen, Rabu (22/2/2017).
Foto : Anjie/FaktualNews

SUMENEP, FaktualNews.co – Kegiatan dugaan kristenisasi berkedok sosialisasi wawasan kebangsaan di beberapa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang diselenggarakan oleh Yayasan Sejahtera Bangsa Mulia (SBM) dengan menggandeng Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan 45 setempat akhirnya terbongkar, Rabu (22/2/2017).

Sosialisasi yang diselenggarakan sejak, Selasa (21/2/2017) kemarin, oleh yayasan yang berpusat di Jawa Timur ini diketahui membagi-bagikan bingkisan kepada para pelajar SD yang berisikan buku-buku yang berisikan ajaran kristen, kalung dengan liontin salib, boneka dan sejumlah bingkisan lainnya.

Setelah diinterogasi oleh beberapa kiai yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Sumenep (Guis) disalah satu hotel tempat rombongan yayasan tersebut menginap, akhirnya pihak yayasan menceritakan bahwa bingkisan yang diberikan kepada para siswa itu berasal dari pemberian siswa luar negeri.

Baca Juga:  Pelaku Curat Asal Sumenep Dihadiahi Timah Panas Oleh Polisi

“Kami tidak tahu menahu terkait apa isi didalam bingkisan itu, karena yayasan SBM hanya menerima dan menyalurkan paket yang sudah terbungkus rapi dalam bentuk bingkisan yang dikirim langsung oleh pelajar dari Amerika,” kata ketua yayasan SBM Budi Dwi Prasetyo.

Baca Juga:  Saling Lapor Dugaan Pengeroyokan, Polres Sumenep Tetapkan Tersangka Kedua Pihak

Bahkan, dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di beberapa SD di Kecamatan Manding dan Kecamatan Kota itu, pihaknya mengaku juga menyampaikan materi wawasan kebangsaan dengan materi Narkoba dan ‘Love, Seks And Dating’ (membahas mahasalah Cinta, Seks dan Kencan).

Selain itu, masih tersisa 1.000 paket bingkisan sejenis untuk enam sekolah yang sudah siap diedarkan oleh pihak yayasan. Namun, karena mendapatkan protes keras dari sejumlah kalangan, akhirnya pendistribusian paket tersebut dihentikan dan siap ditarik kembali dari sejumlah sekolah.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Korupsi Renovasi Pasar Pragaan Sumenep, Jalan Ditempat

Untuk diketahui, yayasan SBM tersebut sudah sejak tahun 2015 lalu masuk di ujung timur pulau Madura ini. Namun keberadaannya baru terdeteksi sejak Selasa (21/2/2017) kemarin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep A. Sadik, mengaku tidak tahu isi bingkisan yang diberikan kepada para siswa disejumlah sekolah dasar itu. “Sebenarnya kami tidak mengetahui apa isi bingkisan yang diberikan pihak yayasan saat memberikan sosialisasi wawasan kebangsaan,” ujarnya.

Halaman
1 2
Editor
KOMENTAR