BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Warga Resah, Kristenisasi Berkedok Kegiatan Wawasan Kebangsaan

Nasional   Dibaca : 366 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Warga Resah, Kristenisasi Berkedok Kegiatan Wawasan Kebangsaan
Siswa Sekolah Dasar Negeri menunjukan bikisan yang diberikan yayasan Kristen saat kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan di Manding Laok, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (22/2/2017). FaktualNews.co/FB M Khalqi Kr/
Kristenisasi Sumenep

Siswa Sekolah Dasar Negeri menunjukan bikisan yang diberikan yayasan Kristen saat kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan di Manding Laok, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (22/2/2017). FaktualNews.co/FB M Khalqi Kr/

 

SUMENEP, FaktualNews.co – Masyarakat di Sumenep, Madura, Jawa Timur, diresahkan dengan misi Kristenisasi berkedok kegiatan “Sosialisasi Wawasan Kebangsaan” di sejumlah lembaga Sekolah Dasar (SD) Negeri.

Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten (DPK) Sumenep, Abdul Wasid, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, orang tua siswa banyak yang gelisah dan banyak yang mengadu ke pihaknya. “Sebab, mereka rata-rata umat muslim, tetapi anaknya mendapatkan bingkisan buku tentang ajaran Kristen dan kalung salib,” terangnya di Sumenep, Rabu (22/2/2017).

Baca Juga:  Laka Maut di Sumenep, Satu Pengendara Tewas

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, sekolah yang telah menggelar kegiatan dari salah satu yayasan berkedok sosialisasi kebangsaan itu, antara lain SDN Manding Laok dan SDN Jabaan, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Menurut mantas aktivis PMII Yogyakarta itu, pemberian bingkisan itu merupakan proses kristenisasi yang menggunakan cara sosialisasi wawasan kebangsaan.

Baca Juga:  Geger, Bayi Laki-Laki Ini ditemukan Terbungkus Selimut Hidup-Hidup di Sumenep

BACA JUGA :
[box type=”shadow” ]

[/box]
”Kegiatan ini harus segera dihentikan, sebab membuat wali siswa khawatir dan gelisah. Semestinya, jika sosialisasi wawasan kebangsaan, siswa diberikan pemahaman secara utuh bukan diberi bingkisan seakan mengajak kapada agama tertentu,” ujarnya.

Baca Juga:  Terhimpit Ekonomi, Kakek di Sumenep Nekat Gorok Lehernya Sendiri

Untuk itulah, pihaknya berharap agar kegiatan itu tidak dijadikan kedok untuk memuluskan rencana kristenisasi. Tidak hanya itu, Wasid juga menyesalkan dengan pengeluaran izin terhadap kegiatan tersebut. “Kegiatan yang dilaksanakan salah satu yayasan tersebut mendapatkan izin dari Dinas Pendidikan Sumenep, harusnya pihak dinas jangan terlalu mudah menggeluarkan izin dilihat dulu apa isi kegiatannya. Kalau sudah kejadian begini siapa yang repot,” tegasnya.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Sumenep saat berita ini ditulis masih melakukan konfirmasi ke sekolah-sekolah yang telah melaksanakan kegiatan tersebut.

Halaman
1 2
Editor
Tags
KOMENTAR