BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Bangga Jadi Orang Gresik, Batik Pamiluto Ceplokan Punya Hak Paten

Gaya Hidup   Dibaca : 360 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Bangga Jadi Orang Gresik, Batik Pamiluto Ceplokan Punya Hak Paten
ilustasi

ilustasi

GRESIK, FaktualNews.co – Batik pamiluto ceplokan akhirnya resmi menjadi khas batik Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Itu setelah Kabupaten Gresik mendaftarkan hak paten ke Kementrian Hukum dan HAM.

Batik khas Gresik itu, memiliki hak paten setelah Kementrian Hukum dan HAM RI mengeluarkan nomor D002017004963 induk hak paten pada 31 Januari 2017. Dengan begitu, tidak ada lagi daerah yang nantinya bisa mengklaim batik andalan Kabupaten Gresik itu.

“Dalam pengurusan hak paten membutuhkan waktu seminggu. Sebab, untuk menciptakan design batik yang pas bukan sesuatu yang mudah,” kata Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik, Agus Budiono, seperti dikutip dari beritajatim, Jumat (24/02/2017).

Baca Juga:  Mantan Guru Ngaji Pembakar Istri di Driyorejo Gresik, Dijerat Pasal Berlapis

Ide dasar batik pamiluto ceplokan dicetuskan oleh Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto. Setidaknya ada puluhan bentuk yang merupakan design awal batik tersebut sebelum akhirnya dipatenkan.

“Sejak awal dicetuskan sudah 9 kali revisi sehingga terciptalah motif batik Pamiluto Ceplokan seperti yang sudah ada sekarang yang sudah dipatenkan,” tambahnya.

Baca Juga:  Usai Dituding Netizen Lakukan Pungli, Ini Jawaban Kades Randu Agung Gresik

Sebelum dipatenkan, batik pamiluto ceplokan muncul saat ada lomba design batik yang diselenggaran di Pendopo Pemkab Gresik oleh Deskranasda. Pada lomba itu, diikuti 1250 orang peserta. Mulai dari peserta umum sampai pelajar.

Dari jumlah itu, tersaring 270 peserta yang tengah memproduksi batik pamiluto ceplokan. Mereka tersebar di 6 desa yaitu Desa Sawo Dukun, Desa Cermelor dan Cermekidul, Kecamatan Cerme.

Selanjutnya, Desa Betoyoguci, Kecamatan Manyar. Desa Bungah Kecamatan Bungah, dan di Desa Wringinanom Kecamatan Wringinanom. Sejak diproduksi massal mulai awal Januari 2017 sampai hari ini telah menghasilkan 7.000 lembar.

Baca Juga:  Dorong Perajin Kembangkan Batik, Pemkot Mojokerto Gelar Festival Batikku Batikmu

“Sesuai pengerjaannya, ada dua jenis kain masing-masing batik tulis dan batik cap,” papar Agus.

Adapun secara kualitas, ada beberapa jenis yaitu dari yang paling mahal yaitu batik tulis eksklusif seharga Rp 550 ribu, dan yang termurah batik cap berharga Rp 175 ribu.(ivi)

Editor
Tags
KOMENTAR