FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Lazisnu Bersama LP Ma’arif Launching Gerakan Jombang Bersedekah

Religi     Dibaca : 598 kali Jurnalis:
Lazisnu Bersama LP Ma’arif Launching Gerakan Jombang Bersedekah
Ketua Lazisnu Jombang, Didin Akhmad Sholahudin memberikan SK JPZIS kepada perwakilan madrasah di Aula Kantor PCNU Jombang, Jumat (24/2/2017). Foto : Romza/FaktualNews

Ketua Lazisnu Jombang, Didin Akhmad Sholahudin memberikan SK JPZIS kepada perwakilan madrasah di Aula Kantor PCNU Jombang, Jumat (24/2/2017).
Foto : Romza/FaktualNews

JOMBANG, FaktualNews.co – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Jombang resmi menggelar Launching Gerakan Jombang Bersedekah, Jumat (24/2/2017). Kegiatan yang diluncurkan bersama LP Ma’arif Cabang Jombang itu dilaksankan di Aula Kantor PCNU setempat.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga dilangsungkan penyerahan Surat Keputusan (SK) tentang pembentukan Jaringan Pengelola Zakat Infaq dan Sedekah (JPZIS) kepada 64 madrasah dibawah naungan Unit Pengelola Zakat Infaq dan Sedekah (UPZIS) LP Ma’arif NU Kabupaten Jombang.

Saat memberikan sambutan, Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Jombang, KH Salmanudin mengatakan, pembentukan JPZIS di madrasah-madrasah sangat penting dalam upayan mendukung kemandirian lembaga. Tak hanya itu, pemberdayaan madrasah juga akan lebih mudah jika ZIS dikelola dengan baik.

“Kita harus menyadari bahwa potensi ZIS yang ada di madrasah selama ini masih belum dikelola dengan baik. Padahal itu menjadi sumber kemandirian bagi madrasah itu sendiri. Untuk itulah, melalui kerjasama dengan Lazisnu ini kita perlu memaksimalkan potensi ZIS di madrasah,” kata pria yang biasa dipanggil Gus Salman tersebut.

Apresiasi atas kegiatan ini disampaikan PCNU Jombang melaui Ahmad Symasul Rijal, Wakil Sekretaris PCNU Jombang. Menurutnya, langkah baik yang dilakukan Lazisnu dan LP Ma’arif perlu diteruskan untuk kemajuan NU kedepan. “Iya, poin penting yang perlu dijaga untuk masa depan NU kedepan adalah prinsip kemandirian. Salah satunya dengan pengelolaan potensi ZIS yang ada di nahdliyin,” katanya.

Sementara itu, Ketua Lazisnu Kabupaten Jombang, Didin Akhmad Sholahudin memaparkan tentang tujuan pembentukan JPZIS di depan guru-guru madrasah yang hadir dalam acara tersebut. Menurutnya, proses pendidikan tentang sedekah paling efektif dilakukan di madrasah atau sekolah dengan penananaman komitmen berbagi sejak dini kepada siswa.

“LP Ma’arif dengan jaringan guru dan madrasah di semua kecamatan dan desa se Kabupaten Jombang dirasa mampu untuk melakukan proses gerakan berjenjang dan simultan untuk mempercepat lahirnya umat dermawan yang sadar bersedekah,” ulasnya.

Gus Didin juga menjelaskan lebih teknis tentang Gerakan Jombang Bersedekah. Baginya, perlu kesadaran semua elemen untuk mendukung suksesi gerakan tersebut. Salah satu caranya dengan mengajak siapapun untuk bersedekah melalui Lazisnu maupun jaringan UPZIS dan JPZIS.

“Silahkan daftar ke NU CARE Lazisnu maupun ke UPZIS dan JPZIS yang sudah terbentuk. Sangat sederhana untuk memulai bersedekah itu, cukup sisihkan uang koin Rp 500, 1.000, 2.000 setiap hari. Masukkan uang tersebut ke dalam kaleng sedekah. Jika belum memiliki kalengnya, kami sudah sediakan. Untuk penyalurannya, bisa melalui kami atau langsung disalurkan sendiri tidak masalah. Yang terpenting pelaporannya tetap professional disampaikan kepada Lazisnu,” jelas Gus Didin.

Terkait target Gerakan Jombang Bersedekah, ia bersama tim di Lazisnu pada tahun 2017 ini akan menjangkau 10.000 orang dari jumlah total warga Jombang sebanyak 1.354.231 jiwa. Adapun asumsinya, jika setiap orang bersedekah Rp 500 setiap hari di kaleng, maka dalam satu bulan akan terkumpul uang Rp 15.000 (500×30 hari). Ketika dijumlahkan dengan 10.000 orang, maka menjadi Rp 150 juta (15.000×10.000 orang atau kaleng) setiap bulannya.

“Angka nominal sedekah yang luar biasa apabila dikelola dengan baik. Tentu kemadirian nahdliyin akan semakin mudah dicapai ketika dana sebesar itu diperoleh setiap bulan dan diberdayakan untuk kepentingan semua warga NU,” tandasnya.

Sebelum acara ditutup, perwakilan 64 madrasah JPZIS kemudian menerima SK yang dikeluarkan Lazisnu Jombang.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris PCNU Jombang, Muslimin Abdillah, pengurus Lazisnu Jombang serta sejumlah pengurus LP Ma’arif NU Jombang. (oza)

[box type=”shadow” ]

BACA JUGA :

[/box]

Editor
R.M. Gawat