FaktualNews.co

Mbak Estu Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada Mahasiswa Undar Jombang

Pendidikan     Dibaca : 1101 kali Penulis:
Mbak Estu Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada Mahasiswa Undar Jombang
Anggota DPR-MPR RI, Hj Sadarestuwati saat sosialisasikan empat pilar kebangsaan kepada mahasiswa Undar, Minggu (26/2/2017). Foto : R Suhartomo/FaktualNews

Anggota DPR-MPR RI, Hj Sadarestuwati saat sosialisasikan empat pilar kebangsaan kepada mahasiswa Undar, Minggu (26/2/2017).
Foto : R Suhartomo/FaktualNews

JOMBANG, FaktualNews.co – Anggota DPR-MPR RI, Hj Sadarestuwati terus mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan. Kali ini, politisi perempuan yang biasa dipanggil Mbak Estu ini menyampaikan pentingnya internalisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada mahasiswa Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang, Minggu (26/2/2017).

Selain mahasiswa semester II Fisipol Undar, sejumlah pelajar juga ikut dalam kegiatan yang dilaksanakan di Aula Undar. Tampak pula jajaran civitas academika kampus tertua di Jombang tersebut.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Menurut Mbak Estu, tugas mensosialisasikan Empat Pilar MPR merupakan amanah undang-undang. “Ini merupakan tugas dari UU,” ujarnya kepada FaktualNews.co.

Ia juga menjelaskan, mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa sudah selayaknya memahami dan menginternalisasikan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI). “Karena bagaimanapun juga, mahasiswa akan menjadi penentu masa depan bangsa. Untuk itu, jangan sampai nilai-nilai kebangsaan ini tidak menjadi ruh kehidupannya dalam berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Ia berharap, melalui nilai-nilai kebangsaan, mahasiswa juga bisa meminimalisir konflik yang mengancam toleransi. Karena bagian dari internalisasi nilai-nilai kebangsaan yakni menjaga keutuhan NKRI dari konflik atasnama apapun.

“Akhir-akhir ini ramai tentang isu-isu keagamaan yang muncul keranah publik. Jangan sampai atasnama apapun digunakan untuk memecah belah kesatuan bangsa kita. Toleransi di bangsa ini harus terus dipertahankan keharmonisannya,” tandas Mbak Estu. (*/oza)

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Romza

YUK BACA

Loading...