FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Rekap Judi Togel, Warga Kepanjen Dicokok Polisi

Kriminal   Dibaca : 442 kali Jurnalis: FaktualNews
Rekap Judi Togel, Warga Kepanjen Dicokok Polisi
Kapolsek menunjukkan satu pelaku judi togel yang ditangkap saat hendak melakukan rekap judi togel.faktualnews/Arif S

Kapolsek menunjukkan satu pelaku judi togel yang ditangkap saat hendak melakukan rekap judi togel.faktualnews/Arif S

JOMBANG, FaktualNews.co – Seorang pria yang diduga kuat sebagai pengecer judi togel ini memang benar-benar apes. Ketika hendak merekap sejumlah nomor togel langsung ditangkap anggota Polsek Jombang kota.

Penogel yang apes tersebut adalah Saiful Hadi (40), warga Keluarahan Kepanjen, Kecamatan Jombang kota. Dari tangannya, petugas amankan barang bukti berupa dua buah HP yang berisi pesan singkat nomor togel dari para penombok dan sebuah kartu ATM yang digunakan untuk transfer uang tombokan.

Tersangka diringkus petugas sekitar pukul 12.15 di rumahnya. Awalnya, petugas mendapatkan informasi soal aksi tersangka yang kerapkali layani titipan tombokan judi nomor togel.

Modusnya, tersangka hanya terima tombokan melalui pesan singkat di HP miliknya. Tentu saja, hal itu dilakukan agar tak mudah diketahui petugas. Dia selalu memanfaatkan keluaran nomor togel secara online.

“Dari informasi ini dilakukan penyelidikan untuk memastikannya,” ujar AKP Mudjiono, Kapolsek, Minggu (26/2).

Benar saja, ketika diawasi gerak-geriknya selama beberapa hari, tersangka memang layani titipan judi togel. Biasanya, tersangka layani tombokan judi togel untuk keluaran hari Senin, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu .

Yakin dengan sasaran, petugas lakukan pengintaian. Saat itulah, petugas melihat tersangka hendak merekap sejumlah nomor tombokan. Tak buang kesempatan, petugas langsung mencokoknya. Praktis, tersangka tak bisa berkutik, karena barang bukti berada di tangannya.

Selanjutnya, tersangka langsung digelandang ke mapolsek untuk menjalani penyidikan lebih lanjut. “Tersangka langsung diproses sesuai hukum yang berlaku dan ditahan,” tegas Mudjiono. (arf/ivi)

Editor
Z Arivin