FaktualNews.co

Informasinya Gratis, Urus Sertifikat PRONA Dipungut Rp 600 ribu

Peristiwa     Dibaca : 3078 kali Penulis:
Informasinya Gratis, Urus Sertifikat PRONA Dipungut Rp 600 ribu
Ilustrasi
Ilustrasi-Sertifikat-Tanah

Ilustrasi

 

NGANJUK, FaktualNews.co – Warga di Desa Oro-oro Ombo, Brebek, Kabupaten Nganjuk, mengeluhkan biaya pengurusan sertifikat tanah melalui Proyek Operasional Nasional Agraria (PRONA) dikenai biaya Rp 600 ribu. Padahal, informasi yang diterima masyarakat saat sosialisasi dari BPN, pengurusan sertifikat PRONA  tersebut gratis.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menjelaskan bahwa dirinya dipungut biaya sebesar Rp 600 ribu untuk pembuatan sertifikat melalui PRONA  di Kantor Desa setempat.

“Kalau kami tidak membayar maka sertifikat tanah kami akan ditahan oleh Panitia, penanggung jawab semuanya ada di Kepala Desa,” jelasnya kepada FaktualNews.co, Jumat (3/3/2017).

BACA JUGA :
[box type=”shadow” ]

[/box]
Selain dirinya, warga lain yang juga membuat sertifikat  dipunguti biaya.  “Bagi saya pungutan itu sangatlah besar,” terangnya.

Dia menuturkan, saat sosialisasi dari BPN Nganjuk, bahwa program PRONA gratis, akan tetapi masih kenapa masih banyak yang harus kami bayar untuk pengurusan tersebut. Diantaranya biaya patok, materai dan lainya. “Ada juga masyarakat yang langsung membayar di panitia. Sepertinya masyarakat bawah seperti saya dibodohi oleh pihak desa,” keluhnya.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Oro-oro Ombo, Murfi’ah membenarkan hal itu, jika warga yang menggurus sertifikat tanaha melalui PRONA dikenakan biaya. “Semua kan ada biayanya to mas, apalagi medan yang ada di atas dataran tinggi, tingkat kesulitanya sangat susah, wajarkan saja ada biaya plus buat mereka,” terangnya, Jumat (3/3/2017).

Biaya tersebut meliputi patok, materai dan tim pengukur. Ia menambahkan bahwa biaya yang harus dikeluarkan masyarakat dalam pengurusan PRONA memang ada biaya beli materai, pembelian patok batas, dan pengurusan surat-surat. (aji/rep)

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul
Dapatkan Berita Terbaru Via:
Whatsapp
Tags