FaktualNews.co

Ranjang Buatan Presiden RI Pertama Soekarno Untuk Raja Arab

Nasional     Dibaca : 1360 kali Penulis:
Ranjang Buatan Presiden RI Pertama Soekarno Untuk Raja Arab
Raja Saud dan Presiden Sukarno. Foto: Dok. King Saud Foundation (kingsaud.org)
soekarno-raja-saud

Raja Saud dan Presiden Sukarno. Foto: Dok. King Saud Foundation (kingsaud.org)

 

JAKARTA, FaktualNews.co – Hubungan antara Republik Indonesia (RI) dengan Kerajaan Arab Saudi rupanya telah terjalin sejak lama, hal ini terbukti saat Presiden RI pertama Soekarno merancang ranjang untuk Raja Arab.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Perihal kisah itu terlontar dari Puan Maharani seusai pertemuan dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud. Puan pun mengisahkan tentang ranjang buatan Sukarno tersebut.

“Jadi menceritakan bahwa waktu itu Raja Saudi ada yang bertemu dengan Bung Karno. Ini yang tadi kita bicara nggak tahu Raja Saudi yang mana, bahwa Raja Faisal atau Abdullah. Kemudian pada kesempatan itu raja yang mau datang ke Jakarta karena tinggi besar sekali nggak ada tempat tidur yang cukup,” ungkap Puan.

Lalu di mana lokasi ranjang itu sekarang?

Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan ranjang itu saat ini berada di Istana Kepresidenan di Bogor.

“Itu diceritakan Ibu Puan kepada saya. (Ranjang buatan Soekarno) ada di Istana Bogor dan masih berfungsi sebagai tempat tidur,” ucap Bey, Sabtu (4/3/2017).

BACA JUGA :

[box type=”shadow” ]

[/box]
Selain itu, dalam buku berjudul ‘Bung Karno Sang Arsitek’ karangan Yuke Ardhiati disebutkan pula tentang ranjang itu. Yuke menulis ranjang itu dibikin untuk menyambut kedatangan Raja Saud.

“Seperangkat ranjang berukuran ekstrabesar yang dibuat sebagai persiapan kedatangan tamu negara dari Kerajaan Saudi Arabia, Raja Saud, memiliki kekhasan rancangan, yaitu berupa ukiran kayu motif padma yang ditempatkan secara proporsional, serta tidak mencolok, bahkan menjadi terlihat sangat elegan,” tulis Yuke di buku itu, tepatnya di halaman 215. (detik)

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul
Sumber
detik.com

YUK BACA

Loading...