BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Bupati Sumenep Buka Pelatihan Seribu Wirausaha Muda

Advertorial   Dibaca : 407 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Bupati Sumenep Buka Pelatihan Seribu Wirausaha Muda
Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim saat membuka pelatihan wirausahawan muda. Foto : Anjie/FaktualNews

Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim saat membuka pelatihan wirausahawan muda.
Foto : Anjie/FaktualNews

SUMENEP, FaktualNews.co – Bupati Sumenep A Busyro Karim membuka secara langsung kegiatan pelatihan wirausaha muda yang di ikuti sekitar 1000 peserta yang ditempatkan di kampus STKIP PGRI setempat, Kamis (16/3/2017).

Dalam sambutannya, orang nomor satu di bumi Sumekar ini meminta pelatihan wirausaha harus menghasilkan pemuda yang mandiri sehingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

Baca Juga:  Dishub Sumenep Dibuat Pusing, Terminal Barang Berubah Fungsi

“Kita harus berfikir menjadi pembuka peluang usaha bukan malah menjadi bagian pencari pekerjaan,” katanya dihadapan peserta.

Mantan Ketua DPRD Sumenep dua periode ini juga berpesan kepada peserta pelatihan untuk mengikuti pelatihan dengan serius, sehingga saat terjun ketengah masyarakat mampu membawa ilmu yang bermanfaat sesuai dengan bidangnya.

Baca Juga:  Inspektorat Sumenep Sebut Realisasi DD dan ADD Bermasalah

“Untuk mencetak wirausaha mandiri serta mengikis jumlah angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar pelatihan wirausaha muda ini,” tagasnya.

Sementara itu, Ketua Pusat Inkubator Wirausaha STKIP PGRI Sumenep, Khoirul Asiah menjelaskan, pelatihan wirausaha muda akan dilakukan selama 25 hari kedepan.

Baca Juga:  Salat Ghaib di Depan Pemkab Sumenep, Mahasiswa Desak Bupati Evaluasi Kinerja OPD

“Dalam pelatihan itu meliputi banyak jurusan, salah satunya menjahit, budi daya rumput laut, peternakan, pertanian hingga tata rias. Nantinya peserta akan dibagi sesuai dengan bidangnya,” papar dia.

Lebih lanjut Asiah mengatakan, para wirausaha muda selain dibekali materi dan pelatihan sesuai bidangnya, juga harus mampu menghasilkan produksi.

“Tujuannya, agar para peserta mampu membuka peluang usaha sendiri, menciptakan lapangan pekerjaan dan mendongkrak perekonomian,” tandasnya. (jie/oza)

Editor
KOMENTAR