FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Presiden Jokowi “Warning” Rumah Sakit Yang tidak Layani Pemegang KIS dengan Baik

Nasional     Dibaca : 777 kali Jurnalis:
Presiden Jokowi “Warning” Rumah Sakit Yang tidak Layani Pemegang KIS dengan Baik
Presiden Joko Widodo saat pembangian KIS di Maluku, (08/02/2017). Foto: Google Images

Presiden Joko Widodo saat pembangian KIS di Maluku, (08/02/2017). Foto: Google Images

 

MEMPAWAH, FaktualNews.co – Presiden Joko Widodo, memberikan warning bagi pihak rumah sakit yang tidak meminta pelayanan yang baik kepada masyarakat pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Kalau tidak dilayani dengan baik lapor ke Pak Gubernur, Pak Bupati, Bu Menkes,” kata Presiden Jokowi saat pembagian kartu bantuan dari pemerintah kepada masyarakat di Pantai Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu (18/3/2017).

Jokowi menjelaskan, para pemegang KIS tidak perlu membayar biaya rumah sakit.

Namun bukan berarti pemberian biaya gratis tersebut disepelekan oleh pihak rumah sakit sehingga memberikan pelayanan yang tidak maksimal.

“Karena kita bayar, yang bayar pemerintah, awas kalau enggak baik,” ucap Jokowi disambut tepuk tangan warga.

BACA JUGA :[box type=”shadow” ]

[/box]
Kartu bantuan dari pemerintah yang dibagikan oleh Presiden Jokowi yakni Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH) dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menjelaskan bahwa pembagian KIS di Kabupaten Mempawah sebanyak 89.126 masyarakat.

Sementara, KIP diberikan kepada 1018 siswa dengan kisaran nominal Rp 450.000 per tahun untuk SD, Rp 750.000 per tahun untuk SMP dan Rp 1.000.000 per tahun untuk SMA/SMK.

Untuk Pemberian Makanan Tambahan diberikan kepada 450 warga yang terdiri dari ibu hamil, balita dan anak-anak sebanyak 1 ton untuk Kabupaten Mempawah.

Sebanyak 3.441 masyarakat, terutama ibu-ibu juga menerima PKH dengan nominal uang Rp 500.000 yang diberikan tiap tiga bulan. (*)

Editor
Saiful Arief
Sumber
Tribunnews.com

YUK BACA

Loading...