FaktualNews.co

Ratusan Juta Dana Inpassing Guru di Sumenep Dikembalikan ke Kemenag, Ada Apa?

Pendidikan     Dibaca : 1273 kali Jurnalis:
Ratusan Juta Dana Inpassing Guru di Sumenep Dikembalikan ke Kemenag, Ada Apa?
Kasi Haji dan Umrah Kemenag Sumenep, H Moh Rifa’i Hasyim. FaktualNews/Supanjie/

Mantan Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma), H Moh Rifa’i Hasyim yang saat ini menjabat sebagai Kasi Haji dan Umrah Kemenag Sumenep.
Foto : FaktualNews/Anjie

SUMENEP, FaktualNews.co – Tunjangan Profesi (Inpassing) 2016 bagi guru non-pegawai negeri sipil (PNS) di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang harus dikembalikan mencapai Rp 200 juta lebih.

Hal itu disampaikan mantan Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Sumenep, H Moh Rifa’i Hasyim. “Kalau besarannya sekitar Rp 200 juta lebih,” katanya, Jum’at, (24/3/2017).

Hingga saat ini, masih ada sebagian guru yang belum mengembalikan dana tersebut. “Saat ini sudah tersisa 10 % yang belum masuk,” bebernya.

Pria yang saat ini menjabat sebagai Kasi Haji dan Umrah itu mengatakan pengembalian tunjangan profesi itu karena adanya perubahan aturan pencairan. Perubahan itu terjadi setelah tunjangan telah dicairkan.

Dijelaskan Hasyim, pencairan tunjangan Inpassing 2016 mengacu kepada besaran tunjangan Inpassing setiap guru, golongan kepangkatan, juga menghitung masa pengabdian. Semakin lama mengabdi, maka tunjangan Inpassing akan semakin besar.

Namun, pemerintah pusat mengeluarkan edaran baru yang menyatakan pencairan tunjangan dana Inpassing tidak menghitung pengabdian, sehingga besaran semua guru yang berhak menerima tunjangan Inpassing sama.

“Nah, lebihnya itu yang harus dikembalikan. Kalau tidak, saya bisa dikena pasal memperkaya orang lain. Ini kami telah disosialisasikan kepada semua guru,” pungkasnya. (jie/oza)

[box type=”shadow” ]

BACA JUGA :

[/box]

Editor
R.M. Gawat
Tags
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...