BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Jembatan Konto Bandarkedungmulyo Ambruk Diterjang Arus

Peristiwa   Dibaca : 401 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Jembatan Konto Bandarkedungmulyo Ambruk Diterjang Arus
Jembatan desa Gondangmanis Kecamatan Bandarkedungmulyo yang ambruk tergerus kuatnya arus sungai. foto : Rony.S/FaktualNews

Jembatan desa Gondangmanis Kecamatan Bandarkedungmulyo yang ambruk tergerus kuatnya arus sungai. foto : Rony.S/FaktualNews

JOMBANG, FaktualNews.co – Hujanderas yang melanda sejumlah kawasan, membuat peningkatan debit air sungai. Saking kuatnya arus air sungai, sebuah jembatan di Desa Gondangmanis Kecamatan Bandarkedungmulyo ambruk. Jembatan penghubung antar dusun ini diketahui ambruk diterjang arus Sungai Konto pada senin (27/3/2017) dini hari.

Baca Juga:  Warga Gondang Manis Bangun Jembatan Darurat Secara Swadaya

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Putusnya jembatan tersebut secara otomatis menganggu aktivitas warga. Pasalnya, warga setempat harus memutar lebih jauh jika ingin bepergian ke luar desa.

“Ambruknya sekitar pukul 01.00 WIB tadi. Itu karena arus sungai yang cukup deras. Apalagi hujan juga turun dengan intensitas cukup tinggi,” ujar Kepala Desa Gondangmanis, Suharno. Dikatakan lebih lanjut, sebelum ambruk, jembatan dengan panjang 60 meter dan lebar 3 meter yang menghubungkan Desa Gondangmanis dengan beberapa desa lain di Kecamatan Bandar Kedungmulyo itu kondisinya sudah memprihatinkan.

Baca Juga:  Potret Buram Pembangunan di Pulau Arjasa Sumenep, Dari Jalan Tak Diaspal hingga Jembatan Nyaris Ambruk

Beberapa tiang jembatan sudah dimakan usia. Pihak desa sudah melaporkan kondisi tersebut. Hanya saja belum ada tindakan konkret dari pemerintah. Terakhir, pihak desa menutup jembatan itu agar tidak dilewati kendaraan roda empat.

Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jombang, Nur Huda membenarkan ambruknya jembatan Konto tersebut. Menurutnya, ambruknya jembatan itu karena tergerus kuatnya arus. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Saat ini kita sedang berada di lapangan untuk melakukan pendataan,”pungkasnya.(ony/san)

Editor
KOMENTAR