FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

PPA Polres Jombang Dinilai Lemot, Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Meningkat Tiap Tahun

Kriminal     Dibaca : 545 kali Jurnalis:
PPA Polres Jombang Dinilai Lemot, Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Meningkat Tiap Tahun
Muhammad Sholahuddin, Ketua Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LP2A) Kabupaten Jombang saat memberikan keterangan, Kamis (30/3/2017). Foto : FaktualNews/Syarif Abdurrahman

Muhammad Sholahuddin, Ketua Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LP2A) Kabupaten Jombang saat memberikan keterangan, Kamis (30/3/2017).
Foto : FaktualNews/Syarif Abdurrahman

JOMBANG, FaktualNews.co – Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jombang dinilai lamban alias lemot dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Termasuk progres untuk mengungkap kasus yang sudah lama ditangani.

Pernyataan tersebut dipaparkan Muhammad Sholahuddin, Ketua Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LP2A) Kabupaten Jombang. Baginya, sebagai mitra kerja kepolisian, khususnya PPA Satreskrim Polres Jombang, pihaknya akan tetap mendorong supaya kasus kekerasan tersebut bisa ditangani dengan baik. Serta angka kekerasan terhadap anak dan perempuan bisa ditekan.

“Kita melihat progres pihak kepolisian masih kurang, masih kurang. Dan terus kita genjot sebagai mitra yang baik. Mereka masih terlalu lambat menangani, sehingga kasusnya menumpuk,” ujar pria yang biasa dipanggil Udin kepada FaktualNews, Kamis (30/3/2017).

Udin juga membeberkan, angka kekerasan terhadap perempuan dan anak setiap tahunnya meningkat. Dari data yang dimiliki lembaganya, setidaknya ada 108 kasus pada tahun 2015 dan sebanyak 239 kasus pada tahun 2016. “Jadi, ada 131 peningkatan kasus dari tahun 2016 dibanding tahun 2015,” bebernya.

Sementara pada tahun 2017, lanjut Udin, periode bulan Januari hingga Maret saja sudah ada 34 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan lebih banyak kasusnya sepanjang tahun ini dibanding sebelumnya. Apalagi jika kinerja PPA masih tetap lamban. “Ini masih awal tahun sudah ada 34 kasus, data ini masih sangat mungkin akan bertambah,” terangnya.

Udin juga mengungkapkan, terkait peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak ada dua kemungkinan. Disamping kinerja PPA Satreskrim Polres Jombang yang masih kurang maksimal. “Ada dua kemungkinan, pertama kasusnya memang banyak dan kedua ada kesadaran masyarakat yang tinggi terkait masalah kekerasan pada perempuan dan anak,”ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan dari Kanit PPA Satreskrim Polres Jombang, Iptu Dwi Retno Suharti. (mjb1/oza)

[box type=”shadow” ]

BACA JUGA :

[/box]

Editor
Adi Susanto

DAFTAR CALON SEMENTARA KAB. JOMBANG PEMILU 2019

PKB PKS
GERINDRA PERINDO
PDIP PPP
GOLKAR PSI
NASDEM PAN
GARUDA HANURA
BERKARYA DEMOKRAT