FaktualNews.co

Dua Hari Ditinggal Umrah, Rumah Dibobol Remaja Kawanan Maling

Kriminal     Dibaca : 1287 kali Penulis:
Dua Hari Ditinggal Umrah, Rumah Dibobol Remaja Kawanan Maling
Ilustrasi

Ilustrasi

 

LAMONGAN, FaktualNews.co – Rumah dan toko milik Rokhayati dibobol enam pencuri yang usianya masih remaja saat ditinggal berangkat umrah. Dua pelaku diantaranya masih berstatus sebagai pelajar SMA di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Lima pelaku sudah berhasil diamankan yakni AP (17), Dwi Shril (18), Anjang Bagus (20), Darussalam Alfirdaus (19), Rizal Wisnu Hamzah (19), dan DT (17), sedangkan satu tersangka kini masih diburu dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Satu tersangka yang kabur ini masih berstatus pelajar,” kata Kapolsek Karanggeneng, AKP Saifudin kepada awak media, Senin (3/4/2017).

Para pelaku jauh-jauh hari sudah merencanakan membobol rumah dan toko korban, setelah mendengar kabar korban akan berangkat umrah.

BACA JUGA :

Perencanaan para tersangka ini cukup matang, termasuk dengan memetakan dari mana cara masuk rumah dan para pelaku beraksi ketika selang dua hari korban berangkat meninggalkan rumahnya menuju tanah suci Makkah.

Sasaran pertama adalah dengan cara membuka paksa jendela ventilasi kamar mandi untuk bisa masuk rumah korban.

Pelaku berhasil menggasak dua unit TV LCD 21 inc dan 32 inc, sound system 1 set, 1 unit mesin diesel, 1 kipas angin, 10 biji baju, 10 biji kaos, 3 jaket, 3 pasang sandal, 5 celana panjang dan uang tunai Rp 11 juta.

Terungkapnya kejadian ini diketahui sendiri oleh korban saat pulang umrah.

Saat masuk rumah, korban kaget dengan keadaan rumah yang acak-acakan dan kemudian lapor polisi.

Berbekal laporan itu anggota kepolisian melakukan penyelidikan dan mendapati petunjuk salah satu tersangka yang menjual sebagian hasil jarahannya kepada salah satu pembeli di Desa Butungan Kecamatan Kalitengah, Lamongan.

Berawal dari petunjuk itulah polisi akhirnya berhasil menangkap komplotan ini. “Tinggal menunggu waktu, satu tersangka yang kabur ini akan tertangkap,” pungkas Saifudin. (sol/rep)

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...