FaktualNews.co

Diduga Sering Kerasukan, Mahasiswa ini Kejang-kejang Lalu Meninggal Dunia

Nasional     Dibaca : 878 kali Penulis:
Diduga Sering Kerasukan, Mahasiswa ini Kejang-kejang Lalu Meninggal Dunia
ILUSTRASI

ILUSTRASI

 

KUPANG, FaktualNews.co – Fabianus Hale Bere (22), mahasiswa semester 6 jurusan bahasa Inggris, Universitas Kristen Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan meninggal di kamar kosnya setelah sakit dan kejang-kejang.

Kepala Kepolisian Sektor Kelapa Lima, Komisaris Polisi Basith Algadri mengatakan, Fabianus meninggal di kamar kos saudaranya, Yulius Seran (24) di Jalan Mone Kos Mandala RT 21, RW 008, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Kamis (6/4/2017) siang.

Berdasarkan keterangan dari Yulius Seran, lanjut Algadri, Fabianus datang ke kamar kos Yulius sambil keduanya duduk cerita.

Sekitar lima menit kemudian, tiba-tiba Fabianus mengeluh sakit dan kejang-kejang sambil meronta.

“Melihat hal itu, Yulius lalu menyuruh istrinya, Adolfina Bere untuk memanggil kakak Fabianus, yakni Gaudensiana Abuk (38) yang berada di kos-kosan sama yang berjarak kurang lebih 10 meter,” kata Algadri dikutip dari kompas.com.

BACA JUGA :

Setelah Gaudensia datang, ia bersama dengan Yulius serta beberapa anak kos lainnya mendatangi kamar kos Yulius.

Mereka menjaga Fabianus sambil berdoa bersama. Namun tak berselang lama, Fabianus menghembuskan nafas terakhir.

Kakak dan kerabatnya pun menangis. Para tetangga mulai berdatangan dan melaporkan kejadian itu ke polisi.

“Sekitar pukul 12.00 Wita, tim medis dari Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kupang tiba di lokasi dan langsung mengavakuasi jenazah ke ruangan jenazah RSU WZ Johannes Kupang guna dilakukan pemeriksaan oleh dokter,” jelasnya.

Menurut Algadri, berdasarkan keterangan kakak Fabianus, sejak satu bulan terakhir ini, Fabianus sering kerasukan.

Kedua kakinya mengalami bengkak. Pada tanggal 29 Maret 2017, Fabianus menghubungi kakaknya di Kabupaten Malaka untuk menjaganya di Kupang.

“Saat ini orangtua Fabianus sedang dalam perjalanan menuju Kupang,” tutupnya. (*)

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul
Sumber
Kompas.com

YUK BACA

Loading...