Peristiwa

Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Semburan Abu Vulkanik Capai 1.500 Meter

Ilustrasi : Guguran awan panas letusan Gunung Sinabung terlihat dari Desa Guru Kinayan, Tanah Karo, Sumut, Kamis (10/9/2014). (©AFP PHOTO/SUTANTA ADITYA)

 

KARO, FaktualNews.co – Staf Pos Pengawasan Sinabung Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi (PVMBG) M Nurul Asrori mengatakan, sejak dinihari, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara kembali mengalami erupsi dengan ketinggian semburan abu vulkanik bervariasi sebanyak empat kali, Jumat (14/4/2017).

Erupsi pertama terjadi pada pukul 00.57 WIB dengan ketinggian kolom abu vulkanik sekitar 2.000 meter. Erupsi kedua terjadi pada pukul 07.23 WIB dengan ketinggian kolom 1.500 meter.

Adapun erupsi ketiga pada pukul 08.09 WIB dengan ketinggian kolom yang tidak teramati karena tertutup kabut. Sedangkan erupsi keempat terjadi pada pukul 09.11 WIB, namun ketinggian semburan abu vulkaniknya menurun yakni 800 meter.

BACA JUGA :

“Namun dalam erupsi pagi ini, tidak ada luncuran awan panas,” katanya seperti dikutip Antara, Jumat (14/4).

Hanya saja pada Kamis (13/4), aktivitas Gunung Sinabung juga meningkat sehingga mengeluarkan guguran lava pijar yang terlihat menyala di puncak kawah. Guguran lava pijar tersebut sering terjadi jika gunung berapi itu mengalami peningkatan aktivitas.

PVMBG masih memberlakukan “zona merah” atau larangan masuk dalam radius tiga km untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Namun untuk sektor tertentu, radius zona merah tersebut diperluas karena jauhnya jangkauan awan panas yang keluar dari erupsi tersebut. Untuk sektor selatan-tenggara, zona merahnya sejauh tujuh km, sektor tenggara-timur enam km, dan sektor utara-timur empat km. (*/rep)

Share
Penulis