FaktualNews.co

Sosialisasikan Bahaya Narkoba, Polres Jombang Gelar Pemilihan Dai Cilik

Religi     Dibaca : 1090 kali Jurnalis:
Sosialisasikan Bahaya Narkoba, Polres Jombang Gelar Pemilihan Dai Cilik
Perangi narkoba Polres Jombang gelar pemilihan dai cilik 2017 di Aula Bhayangkara Mapolres Jombang, Jawa Timur, Rabu (26/4/17). FaktualNews.co/Syarif Abdurrahman/
Pemilihan Dai Cilik

Perangi narkoba Polres Jombang gelar pemilihan dai cilik 2017 di Aula Bhayangkara Mapolres Jombang, Jawa Timur, Rabu (26/4/17). FaktualNews.co/Syarif Abdurrahman/

 

JOMBANG, FaktualNew.co – Polres Jombang menggelar Dai Cilik (Pildacil) 2017 dengan tema memerangi narkoba. Lomba ini merupakan kampanye perang terhadap narkoba di aula Bhayangkara Mapolres Jombang, Jawa Timur, Rabu (26/4/17).

Puluhan peserta yang terdiri dari lelaki dan perempuan dari berbagai wilayah jombang tampak beradu ketangkasan berbicara diatas panggung membawa topik narkoba. Gaya polos dan wajah yang imut membuat penonton tertawa dan terhibur.

“Kegiatan ini (Pildacil) merupakan program lanjutan dari Kapolda, semua Polres se-Jatim juga melaksanakannya,” jelas Kasat Narkoba yang juga penanggung jawab kegiatan, AKP Hasran kepada awak media, Rabu (26/4/2017).

BACA :

Hasran menjelaskan, lomba Pildacil ini juga sebagai upaya untuk mensosialisasikan tentang bahaya narkoba kepada masyarakat dan khususnya anak-anak. “Para dai cilik ini merupakan generasi penerus bangsa. Bila ada generasi sekarang yang rusak karena narkoba, bagaimana dengan nasib bangsa ini,” tegasnya.

Masih menurut Hasran, kegiatan ini yang menyasar anak-anak dipilih karena usia anak merupakan usia tepat untuk menanamkan nilai kebaikan sejak dini. “Jika dasarnya kuat, maka akan mampu memilih jalan yang benar saat dewasa,” ungkapnya.

BACA :

Pildacil 2017 ini diikuti oleh peserta dari wilayah hukum Polres Jombang sebanyak 21 peserta. “Pemenang lomba Pildacil nanti akan mewakili Polres Jombang pada tanggal 1 Juni 2017 di Mapolda Jatim,” kata Hasran.

Ia menambahkan, Kabupaten Jombang termasuk wilayah yang darurat narkoba di Jawa Timur. Dalam operasi Satresnarkoba periode Januari-April 2017, sebanyak 141 orang berhasil ditahan dan dipeoses secara hukum.

“Kita sudah menangkap 141 orang terkait pelanggaran masalah narkoba selama 2017, kebanyakan kasusnya pil double L. Narkoba sudah masuk kemana-mana, tidak kenal jabatan, tempat dan waktu, semua punya potensi terjangkit barang haram ini,” pungkasnya. (mjb1/rep)

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...