FaktualNews.co

Jadi 123 Titik, Sumur Ambles di Kediri

Peristiwa     Dibaca : 947 kali Penulis:
Jadi 123 Titik, Sumur Ambles di Kediri
Kondisi salah satu sumur milik warga yang amblas di terjadi di Dusun Nanas, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (27/4/2017). (Tribun)

Salah satu sumur warga yang amblas.
Foto : Istimewa

KEDIRI, FaktualNews.co – Jumlah sumur ambles di Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, terus bertambah. Tercatat, hingga saat ini Sabtu (29/4/2017) pagi ini, total sumur yang rusak sudah mencapai 123 buah, atau naik sebanyak 35 buah dari semula 88 buah.

Sekretaris Desa Manggis Sunardi mengatakan selain jumlah yang rusak bertambah, saat ini terdata sebanyak 117 sumur lain airnya mulai keruh. Perubahan warna air ini dipastikan tanda-tanda bakal ambles seperti sumur lainnya.

“Sumur yang airnya mulai keruh tersebar di lima dusun. Di Dusun Nanas sebanyak 20 buah, di Jambean 18 buah, Dorok sebanyak 26 buah, Manggis 14 buah, dan Ringinbagus sebanyak 39 buah. Totalnya sebanyak 117 buah sumur menandakan kekeruhan seperti sumur lain sesaat sebelum ambles,” kata Sunardi ditemui di lokasi.

Seluruh sumur yang airnya mulai keruh sudah tidak bisa dikonsumsi lagi. Masyarakat khawatir apabila kandungan di dalam air sumur keruh berbahaya untuk kesehatan. Dinas Kesehatan setempat saat ini masih melakukan uji sampel air yang diambil.

Sementara itu, kebutuhan air bersih di Desa Manggis kini semakin bertambah banyak. Warga hanya mengandalkan droping air dari pemerintah daerah dan bantuan dari pihak swasta.

Untuk diketahui, di Desa Manggis terdapat sebanyak 1.198 sumur. Dari 123 sumur yang kini sudah rusak diketahui terbanyak berada di Dusun Dorok sebanyak 49 buah, kemudian di Dusun Nanas sebanyak 20 buah, di Dusun Jambean 1 buah dan di Dusun Manggis sebanyak 1 buah.

Saat ini, petugas BPBD Kabupaten Kediri sudah berada di lokasi sumur ambles di Dusun Nanas. Tim PVMBG Bandung direncanakan hari ini datang untuk melakukan kajian.(beritajatim/ivi)

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin