ucapan idul fitri pemkab jombang
FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Jelang Puasa, Harga Bumbu Dapur di Sukabumi Naik Signifikan

Ekonomi     Dibaca : 973 kali Jurnalis:
Jelang Puasa, Harga Bumbu Dapur di Sukabumi Naik Signifikan
Pedagang kebutuhan bahan pokok di pasar tradisional citra niaga Jombang, Jawa Timur,

Ilustrasi : Pedagang kebutuhan bahan pokok di pasar tradisional citra niaga Jombang, Jawa Timur, Selasa (27/12/2016). FaktualNews.co/R Suhartomo/

 

SUKABUMI, FaktualNews.co – Menjelang bulan Puasa harga komoditas pangan di sejumlah daerah termasuk di Sukabumi, mengalami kenaikan seperti harga bawang putih naik tinggi.

“Harga bawang putih ini naik sebesar Rp 6 ribu dari harga pekan lalu yakni Rp 38 ribu naik menjadi Rp 44 ribu per kilogram,” kata Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian Kota Sukabumi, Ayep Supriatna seperti dikutip dari Inilah.com di Sukabumi, Jawa Barat, akhir pekan lalu.

Kata Ayep, mendekati Bulan Puasa Ramadan, sejumlah harga kebutuhan pokok dan bukan utama naik karena tinginya permintaan, maka dari itu pihaknya mengintensifkan pemantauan dan pengawasan ketersediaan dan pasokan ke pasar tradisional.

Selain itu, kenaikan harga ini juga dipicu dari hasil panen di daerah-daerah penghasil dan diharapkan menjelang Ramadan hingga usai lebaran pasokan dan harga normal serta walaupun ada kenaikan harga masih dalam batas kewajaran.

Sementara harga tomat, malah anjlok hingga 40%. Atau setara Rp4.000 dari harga pekan lalu, yakni Rp10.000 menjadi Rp6.000 per kilogram. Sedangkan untuk harga kebutuhan pokok lainnya seperti beras masih stabil, jenis Ciherang Rp9.600/kg, IR 64 KW 1 Jampang Rp9.200/kg dan IR 64 KW 2 Jampang Rp9.000/kg.

“Harga kebutuhan pokok selalu berfluktuasi, namun untuk beras sudah harganya normal atau tidak ada perubahan sejak tahun lalu tetapi mendekati Ramadhan apalagi Idul Fitri bisa saja naik,” tambah Ayep.

Salah seorang penjual sayuran di Pasar Lettu Bakri, Eneng mengatakan, harga masih normal dan pasokan tersedia. “Tetapi kami tidak berani menyimpan stok dalam volume besar. Khawatir ada kenaikan, barang tidak laku,” paparnya.

Harga di Jember
Sementara harga bawang putih di Jember, Jawa Timur, masih tinggi di kisaran Rp47.000 hingga Rp50.000 per kilogram. Lantaran pasokan yang berkurang.

“Pasokan komoditas bawang putih terbatas, sedangkan permintaan bawang putih cukup tinggi selama libur panjang sepekan terakhir, sehingga harganya naik,” kata Bambang, salah seorang pedagang bumbu dapur di Pasar Tanjung Jember.

Kata Bambang, kenaikan harga bawang putih cukup signifikan sejak Selasa (25/4) dari Rp37.600 menjadi Rp48.600 per kilogram. Namun, konsumen yang membeli dengan kemasan 1/4 kilogram dipatok dengan harga Rp14.000 hingga Rp15.000. “Kenaikan harga bawang putih tidak hanya terjadi di Jember, namun sejumlah daerah juga terpantau harga bawang putih merangkak naik,” tutur Bambang.

Bambang menjelaskan, kenaikan harga bawang putih tersebut berdampak pada pengurangan pembelian oleh konsumen, terutama ibu-ibu rumah tangga yang menggunakan komoditas bumbu dapur tersebut untuk keperluan masak sehari-hari. “Mereka tentu mengurangi pembelian karena harganya mahal, namun di sisi lain warga yang memiliki hajatan tentu membeli dengan jumlah yang lebih banyak dibandingkan biasanya,” kata Bambang.

Selain bawang putih, lanjut Bambang, komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang merah masih stabil di kisaran Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram, cabai rawit merah masih fluktuatif cenderung tinggi di kisaran Rp50.000 hingga Rp55.000 per kilogram.

Salah seorang penjual masakan di Jember Nurul mengeluhnya naiknya harga bawang putih yang cukup signifikan, sehingga keuntungan yang didapatnya dari menjual beraneka masakan menjadi berkurang.

“Saya mengutamakan kualitas rasa masakan, sehingga takaran bumbu tetap untuk menjaga cita rasa masakan kepada pelanggan, meskipun harga bawang putih mahal,” ujarnya.

Ibu tiga anak tersebut biasanya mengurangi porsi masakan yang dikemas dalam bungkus plastik tersebut, sehingga rasa masakannya tetap, namun takaran porsinya yang dikurangi.

“Sebentar lagi memasuki bulan Ramadan, tentu semua harga bahan pokok, bumbu dapur dan sayur mayur akan naik, sehingga hal tersebut akan menjadi pertimbangan saya untuk menaikkan harga masakan yang dijual,” ucapnya.

Pantauan di Pasar Tanjung, harga beras masih stabil di kisaran Rp9.000 hingga Rp11.500 per kilogram, gula pasir Rp12.500 per kilogram, minyak goreng curah Rp11.500 per kilogram. (*/REP)

Editor
Saiful Arief
Sumber
inilahcom

YUK BACA

Loading...