FaktualNews.co

DPD HTI Sumut Anggap Tidak Ada Alasan Pemerintah Bubarkan HTI

Nasional     Dibaca : 1291 kali Penulis:
DPD HTI Sumut Anggap Tidak Ada Alasan Pemerintah Bubarkan HTI
Salah seorang partisipan aksi damai “ISI Tolak HTI” berorasi, Jumat (17/6/2017). (Serunai.co/Adji Satria)
ISI Tolak HTI

Salah seorang partisipan aksi damai “ISI Tolak HTI” berorasi, Jumat (17/6/2017). (Serunai.co/Adji Satria)

MEDAN, FaktualNews.co – Dewan Pimpinan Daerah Hizbut Tahrir Indonesia Sumatera Utara, menanggapi penyataan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan membubarkan HTI jika terus teriak-teriak anti-Pancasila. Mereka berasalan tak ada alasan pemerintah membubarkan HTI.

“HTI memang terdaftar di Kemenkumham. Karena organisasi ini berbadan hukum perkumpulan,” ungkap pengurus DPD HTI Sumut, Syaiful Rahman seperti dikutip dari tribunnews.com, Rabu (3/5/2017).

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Baca : Teriak Anti-Pancasila, Mendagri Sebut Pemerintah Bisa Bubarkan HTI

Syaiful mengatakan, selama ini aktivitas HTI sama sekali tidak menjurus pada perbuatan pidana. Terlebih, isi kegiatan HTI semata-mata hanya untuk berdakwah.

“Kalau mau bubarkan, harusnya pemerintah bubarkan saja LGBT (Lesbi, Gay, Bisex dan Transgender). Kenapa HTI yang kegiatannya berdakwah ingin dibubarkan,” kata Syaiful.

Baca : Banser NU Hadang Massa HTI di Tulungagung, Berikut Videonya

Ia berharap, pemerintah tidak sembarangan membubarkan organisasi HTI. Syaiful pun mempertanyakan apa landasan dan masalah pemerintah, sehingga berniat membubarkan organisasi berbasis agama ini.

“Harus dipahami pemerintah, bahwa organisasi HTI ini tidak pernah melakukan tindakan pelanggaran. Yang jelas-jelas melanggar seperti LGBT saja tidak dibubarkan,” katanya. (*/REP)

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul
Sumber
tribunnews.com
Tags

YUK BACA

Loading...