BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Wujud Syukur Kepada Tuhan, Umat Kristen di Jombang Gelar Tradisi Perayaan Unduh-unduh

Peristiwa   Dibaca : 544 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Wujud Syukur Kepada Tuhan, Umat Kristen di Jombang Gelar Tradisi Perayaan Unduh-unduh
Umat kristen mendorong bangunan yang terbuat dari berbagai hasil bumi di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) saat perayaan hari raya Unduh-unduh di Mojowarno, Jombang, Jawa Timur, Minggu (14/5/2017). FaktualNews.co/Arief/

JOMBANG, FaktualNews.co – Usai musim panen, ribuan jemaat Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) di Desa Mojowarno, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menggelar perayaan hari raya unduh-unduh, Minggu (14/5/2017). Tradisi ini sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas hasil panen mereka yang melimpah.

Berbagai hasil bumi seperti padi, sayur-sayuran, dan buah-buahan dihias di atas gerobak besar kemudian diarak keliling menuju halaman Gereja. Tidak hanya hasil bumi berbagai hewan ternak turut diarak.

Pendeta GKJW Mojowarno, Wimbo Sancoko, mengatakan, persembahan itu akan dilelang dan hasilnya akan digunakan untuk keperluan Gereja.

Baca Juga:  Kandang Terbakar, Ribuan Ekor Ayam Siap Panen Terpanggang

(BACA : Dorong Perajin Kembangkan Batik, Pemkot Mojokerto Gelar Festival Batikku Batikmu)

“Unduh-unduh sendiri berasal dari kata mengunduh atau memetik. Untuk itu tradisi ini digelar saat musim petik atau musim panen. Tradisi unduh-unduh merupakan perpaduan antara ajaran kitab Injil dan budaya Jawa. Di mana setiap umat yang mendapat kenikmatan atau hasil yang melimpah, diwajibkan untuk memberikan sedikit rizkinya untuk orang yang membutuhkan,” terangnya kepada awak media disela-sela perayaan hari raya unduh-unduh, Minggu (14/5/2017).

FN-Unduh-Unduh-2

Umat kristen mendorong bangunan yang terbuat dari berbagai hasil bumi di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) saat perayaan hari raya Unduh-unduh di Mojowarno, Jombang, Jawa Timur, Minggu (14/5/2017). FaktualNews.co/Arief/

Menurut Wimbo, setiap tahun di musim panen, umat kristiani di Mojowarno selalu menggelar tradisi ini. Harapannya, semoga panen mendatang akan lebih baik dan sebagai bentuk syukur kepada Tuhan atas panen yang berlimpah.

Baca Juga:  Unik, Tradisi Arak-arakan Hewan Kurban di Malang Yang Tetap Lestari

Dalam perayaan tersebut, ada sekitar tujuh blok unduh-unduh yang diarak sesuai dengan jumlah dusun dan partisipan dari diantaranya Rumah Sakit Kristen (RSK) Mojowarno.

Saat arak-arakan hasil bumi memasuki halaman Gereja tersebut juga diiringi dengan alunan musik rohani dengan tabuhan alat tradisional lesung.

Baca Juga:  Bahayakan Penerbangan, Tradisi Balon Udara di Ponorogo Dilarang

(BACA : Mahasiswa Unhasy Temukan Manuskrip Al-Qur’an dan Kitab)

Ribuan warga dari berbagai daerah tanpa memandang perbedaan agama terlihat memadati jalan untuk menyaksikan budaya unduh-unduh tersebut.

Tradisi Unduh-unduh itu sendiri sudah berlangsung sejak tahun 1881 sebagai wujud syukur warga Kecamatan Mojowarno yang mayoritas beragama Kristen. (REP)

Halaman
1 2
Editor
KOMENTAR