FaktualNews.co

Stok Daging Sapi di Lamongan Aman Sampai Hari Raya

Ekonomi     Dibaca : 1014 kali Jurnalis:
Stok Daging Sapi di Lamongan Aman Sampai Hari Raya
Salah satu lokasi trading sapi.
Peternakan Sapi

Salah satu lokasi trading sapi di Lamongan, Jawa Timur. FaktualNews.co/Ahmad Faisol/

LAMONGAN, FaktualNews.co – Kabupaten Lamongan memang sudah dikenal dengan trading sapi yang tinggi membuat harga daging di Lamongan pun masih terkendali. Selain itu, stok daging di Lamongan menjelang puasa dan hari raya pun masih aman karena populasi sapi di Lamongan, Jawa Timur, masih mencukupi.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Sukriyah kepada wartawan mengatakan, stok daging di Lamongan masih aman hingga nanti menjelang puasa dan hari raya. Pasalnya, kata Sukriyah, populasi sapi di Lamongan masih cukup, bahkan sering dikirim ke daerah lain. Mengenai harga, Sukriyah mengaku kalau hal itu mengikuti harga pasar. “Stok daging jelang puasa hingga lebaran masih aman,” tuturnya.

(BACA : Daging Ayam Potong di Sumenep Pekan Ini Naik Rp 2 Ribu)

Lebih jauh, Sukriyah mengatakan kalau untuk wilayah Lamongan konsumsi daging lebih tinggi jika dibandingkan dengan tingkat konsumsi daging di propinsi. Untuk daging luar, Sukriyah mengaku kalau sampai saat ini belum ada daging dari daerah luar maupun luar negeri yang beredar di Lamongan. “Masyarakat di sini lebih menyukai daging lokal karena lebih segar,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi peredaran daging tak layak maupun daging yang tercampur, Sukriyah menuturkan kalau pihaknya menerapkan aturan pemotongan hewan harus dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang sudah mendapatkan izin resmi dari pemerintah. Selain itu, lanjut Sukriyah, pihaknya juga mengharuskan daging yang beredar berstempel resmi dari RPH. “Setiap tahun aman dan tidak pernah kekurangan,” akunya.

Sementara, Kepala Disperindag Lamongan, Muhammad Zamroni juga mengakui kalau daging maupun bahan pokok di Lamongan menjelang puasa ini masih aman dan harganya masih terkendali. Kalaupun ada kenaikan, tutur Zamroni, masih dalam batas normal. “Kami juga siap dan sudah menggelar operasi pasar murah untuk menekan kenaikan harga kebutuhan pokok,” tegasnya. (sol/rep)

Editor
Saiful Arief
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...