Peristiwa

Diduga Depresi Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Supriyono Tewas Bakar Diri

Ilustrasi

NGANJUK, FaktualNews.co – Diduga akibat depresi penyakit diabet yang sudah bertahun tahun tak kunjung sembuh, Supriyono (55), warga jalan Tamrin No 51 Kelurahan Banaran, Kecamatan Kertosono, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara membakar diri.

Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, aksi nekad yang dilakukan Supriyono diketahui oleh beberapa warga setempat sekitar pukul 10.30 WIB, saat itu warga mengira hanya kebakaran biasa yang terjadi dirumah korban.

BACA JUGA : [divider]

Awalnya aksi Supriyono nenek itu tidak diketahui oleh warga, namun ketika melihat kobaran api warga pun berbondong-bondong datang mencoba untuk memberikan pertolongan.

Meski sejumlah warga sekitar menyiramkan air dengan alat seadanya, namun api sudah lebih dulu memakan tubuhnya. Nyawa pria lanjut usia tersebut tidak dapat ditolong, ia tewas dengan cara tragis.

“Didekat tubuh korban, kami temukan korek api dan bau bensin yang cukup menyengat,” kata salah satu warga, Slamet (55) kepada FaktualNews.co, Kamis (25/5/2017).

Mengetahui hal itu warga langsung menghubungi pihak kepolisian. Tak berselang lama polisi datang ke lokasi untuk melakukan olah tkp dan melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut dengan meminta keterangan sejumlah saksi mata.

“Saat ini kita masih mendalami penyebab kematian korban. Namun, untuk sementara diduga bunuh diri,” ungkap Kapolsek Kertosono, Kompol Abraham Sissik saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut. (kus/rep)