FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Memperindah Masjid, Pelukis Kubah Asal Trenggalek Tewas Terjatuh

Peristiwa     Dibaca : 693 kali Jurnalis:
Memperindah Masjid, Pelukis Kubah Asal Trenggalek Tewas Terjatuh
jasad pelukis kubah masjid usai terjatuh dari ketinggian (26/5). foto : Khilmi/FaktualNews

jasad pelukis kubah masjid usai terjatuh dari ketinggian (26/5). foto : Khilmi/FaktualNews

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Bambang Riyanto (20) warga Dusun Nglayur, Desa Sukorejo, Kecamatan Gadungsari, Kabupaten Trenggalek tewas terjatuh dari ketinggian 8,5 meter saat melukis kubah Masjid Al Islah di Desa Puri, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Mujiarto (37), kakak sepupu korban yang saat itu juga bekerja dengan Bambang mengatakan, ada tiga pekerja yang memiliki tugas masing-masing menyelesaikan lukisan pada kubah masjid. Korban tidak memakai alat pengaman, sama seperti pekerja lainnya. Pengecatan dilakukan pada ketinggian 8,5 meter dari lantai masjid. Sekitar pukul 09.00 Wib, saat korban sibuk bekerja, kayu yang dipakai korban berpijak patah. Kayu berukuran sekitar 6×4 cm itu diduga sudah lapuk.

“Adik saya langsung jatuh ke lantai dengan posisi tengkurap,” kata Mujiarto saat ditemui faktualnews.co. Akibatnya, korban mengalami luka cukup parah di bagian dada, kepala dan pergelangan tangannya. Pemuda 20 tahun itu sempat dievakuasi ke Puskesmas Puri untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa korban tak tertolong.

Ketua Takmir Masjid Al Islah, Purnomo (52) mengaku tak tahu persis kecelakaan kerja yang terjadi itu. Menurut dia, pekerjaan melukis bagian dalam kubah masjid dilakukan sejak dua minggu yang lalu. Hanya saja pengerjaannya diserahkan ke pihak ke tiga.

“Yang mengerjakan lukisan pihak Duta Kubah, mereka pakai 9-10 pekerja dari Trenggalek semua,” ungkapnya. Purnomo menyesalkan kebijakan pihak pemborong yang mengabaikan keselamatan para pekerjanya. Meski melakukan pekerjaan di ketinggian, para pekerja tak ada yang memakai peralatan keselamatan.

Pasca kecelakaan kerja ini, sejumlah anggota polisi berpakaian preman yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Puri, Aiptu Sutono melakukan olah TKP di dalam Masjid Al Islah. Petugas juga memintai keterangan para saksi mata.

“Hasil olah TKP kami tidak menemukan adanya unsur pidana, murni kecelakaan kerja karena kayu yang dipakai pijakan korban sudah lapuk,” jelasnya. Disinggung pula adanya dugaan kelalaian dari pihak pemborong yang mengabaikan keselamatan pekerja, Sutono berdalih sedang melakukan penyelidikan.

Pemborong yang diketahui atas nama H Komari akan dipanggil untuk dimintai keterangan. “Kami belum bisa menyimpulkan ini kesalahan siapa. Nanti semua kami mintai keterangan,” tandasnya.(khil/dio)

Editor
Adi Susanto

YUK BACA

Loading...