FaktualNews.co

Cek Ketersedian Pangan, Kodim 0815 dan DPRD, Sidak Gudang Bulog Sub Divre IV Surabaya Selatan

Peristiwa     Dibaca : 890 kali Penulis:
Cek Ketersedian Pangan, Kodim 0815 dan DPRD, Sidak Gudang Bulog Sub Divre IV Surabaya Selatan
Kodim 0815 dan Komisi B DPRD Mojokerto melakukan sidak ke gudang Bulog Subdrive IV Surabaya Selatan.FaktualNews/Kodim 0815

Kodim 0815 dan Komisi B DPRD Mojokerto melakukan sidak ke gudang Bulog Subdrive IV Surabaya Selatan.FaktualNews/Kodim 0815

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Kodim 0815 Mojokerto Komisi B DPRD Kabupaten Mojokerto melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Bulog Sub Divisi Regional IV Surabaya Selatan Jalan RA Basuni Nomor 65 Desa/Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (26/5/2017).

Hal itu dilakukan untuk mengevaluasi target serapan gabah dan membahas harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Mojokerto, Winajat, menyatakan, evaluasi dan pembahasan ini penting dilakukan. Sebab, harga kebutuhan pokok menjelang bulan puasa biasanya mengalami kenaikan.

“Maka kami berharap semua pihak berperan aktif untuk mengawasi lima bahan pokok tersebut,” kata Winajat, kepada awak media.

BACA JUGA

[divider]

Pabung Kodim 0815 Mojokerto Mayor Arm Imam Duhri, menyampaikan intinya pihaknya mengikuti apa yang akan disepakati. Tentunya hal itu menuju kebaikan bersama sehingga stabilitas keamanan dan harga kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadan dan Lebaran tetap kondusif.

“Pada dasarnya, ini untuk memantau perkembangan harga. Dengan jumlah stok yang cukup, maka kenaikan harga bisa ditekan,” ungkapnya.

Sekretaris Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Mojokerto, Saptaningdiyah Praptini mmenyatakan saat ini serapan gabah di wilayah Kabupaten Mojokerto, masih dalam ketgori rendah. Sehingga mendapat teguran dari Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur.

“Dispari, Distan dan Kodim 0815 Mojokerto sudah berupaya secara maksimal agar para petani menjual hasil panennya ke Gapoktan yang ditunjuk selanjutnya dijual ke Bulog. Namun oleh Bulog ditolak karena kualitas gabahnya rendah, hal itulah salah satu sebab kenapa serapan gabah di wilayah Kabupaten Mojokerto rendah,” terangnya.

Sehingga, seluruh pihak berharap agar Bulog memperhatikan kualitas beras, utamanya yang disalurkan dalam bentuk raskin. Diharapkan ke depan, pihak Bulog memperbaiki sistem yang selama ini dijalankan sehingga Poktan dapat bekerjasama dengan baik. Seusai Rakor, Kodim 0815 dan seluruh anggota Komisi B DPRD Kabupaten Mojokerto meninjau langsung gudang Bulog untuk melaksanakan pengecekan.(dim/ivi)

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Z Arivin