FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Warga di Luwu Tewas Diterkam Buaya saat Mandi di Sungai, Kondisinya Sungguh Mengenaskan

Peristiwa     Dibaca : 834 kali Jurnalis:
Warga di Luwu Tewas Diterkam Buaya saat Mandi di Sungai, Kondisinya Sungguh Mengenaskan
Ilustrasi
buaya-sungai

Ilustrasi

LUWU, FaktualNews.co – Seorang warga bernama Muliadi (29) alias Ladi, warga Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, tewas setelah diterkam buaya di Sungai Lamasi. Jasad Ladi ditemukan pada Kamis (1/6/2017) pukul 16.00 Wita oleh warga yang sengaja melakukan pencarian setelah korban dinyatakan hilang di sungai pada Rabu (31/5/2017) pukul 17.30 Wita.

Awalnya, warga melakukan pencarian di sepanjang sungai hingga menemukan potongan tubuh korban. Sementara buaya pemangsa kabur setelah ditembak polisi.

Korban hilang saat mandi di Sungai Lamasi, Desa Pompengang Induk, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

“Warga memang lakukan pencarian di sepanjang sungai karena memang dinyatakan hilang saat mandi,” kata Alim Bahri, kepala Desa Pompengang Iduk yang dikonfirmasi, Jumat (2/6/2017).

BACA : Hendak Foto Bareng, Bocah TK Asal Kediri Malah Diterkam Bayi Harimau

Saat ditemukan, jasad korban sudah tidak utuh lagi. Kedua lengan serta kaki kirinya hilang. Warga menduga korban diterkam buaya yang memang banyak di Sungai Lamasi.

Lantaran takut warga kemudian memanggil aparat kepolisian dan TNI untuk memindahkan jasad korban. Namun, saat jasad korban hendak dievakuasi, seekor buaya sepanjang 3 meter muncul dan mengamuk. Polisi kemudian menembak buaya tersebut.

“Saat mayat korban hendak kami evakuasi tiba-tiba muncul buaya. Anggota terpaksa melepaskan tembakan tapi walau pun kena tapi buaya lari masuk air,” kata AKP Marthen Sipa, Kapolsek Lamasi.

Jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka dan langsung dimakamkan pada pukul 02.00 Wita dini hari, Jumat (2/6/2017).

Sementara potongan tubuh lain jasad korban masih dalam proses pencarian.

“Kondisi sungai cukup dalam dan keruh. Dan, keberadaan buaya di sini sudah tidak asing lagi bagi penduduk setempat. Tapi baru kali ini memangsa manusia,” kata Kapten Inf Waskito, Danramil Walenrang yang mencari potongan tubuh korban.

Editor
Saiful Arief
Sumber
Kompas.com

YUK BACA

Loading...