FaktualNews.co

Belum Terima Ganti Rugi, Warga Hentikan Paksa Pembangunan Tol Soker di Nganjuk

Peristiwa     Dibaca : 1230 kali Jurnalis:
Belum Terima Ganti Rugi, Warga Hentikan Paksa Pembangunan Tol Soker di Nganjuk
Puluhan warga di Desa Putren, Sukomoro, Nganjuk, menghentikan paksa proyek pembangunan Tol Solo-Kertonoso (Soker).

NGANJUK, FaktualNews.co – Puluhan warga menghentikan paksa proyek pembangunan Tol Solo-Kertonoso (Soker) di Desa Putren, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Selasa (06/6/2017).

Aksi pemblokiran itu dilakukan warga sekira pukul 13.00 WIB. Puluhan warga pemilik lahan langsung mengadang alat berat yang tengah beroprasi. Adu mulut antara warga dengan pekerja tol pun tak terhindarkan. Selain itu, warga juga mengusir alat berat dan memasang tanda larangan melanjutkan pekerjaan.

“Kami akan terus memblokir dan melarang pembangunan ini dilanjutkan. Karena sampai saat saat ini lahan kami belum juga di ganti,” ungkap Ahmad Subeki, pemilik lahan, Selasa (06/6/2017).

Menurutnya, hingga kini warga belum menerima uang ganti rugi untuk proyek pembangunan Tol Soker di zona 3 itu. Warga pun mengancam akan terus melakukan aksi penutupan hingga tanah mereka diberikan ganti rugi oleh pemerintah.

“Kami tidak meminta banyak-banyak, keinginan kami harga itu sesuai harga kewajaran penjual tanah di desa ini,” terangnya.

Di Desa Putren, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, ada 50 lahan terdampak jalan tol Soker. Dengan luas sekitar 25 hektar yang terdiri dari 50 pemilik lahan. Dari jumlah itu, 15 hektare lahan belum dapat menerima penawaran harga yang ditawarkan pemerintah.

Para pemilik lahan meminta pemerintah memberikan ganti rugi Rp 600 ribu permeter untuk lahan yang terkena dampak, sementara appraisal yang dikeluarkan pemerintah sebesar Rp 177 ribu permeter persegi.(ivi)

Editor
Z Arivin

YUK BACA

Loading...