FaktualNews.co

Ramadan, Itikaf di Masjid Kasunyatan Banten

Ramadan     Dibaca : 1124 kali Penulis:
Ramadan, Itikaf di Masjid Kasunyatan Banten
Masjid Kasunyatan yang didirikan di atas tanah kurang lebih 2.544 meter persegi, menjadi salah satu masjid tertua di Banten. (detik)

SERANG, FaktualNews.co – Masjid Kasunyatan yang didirikan di atas tanah kurang lebih 2.544 meter persegi, menjadi salah satu masjid tertua di Banten. Berdiri di daerah kampung Kasunyatan yang menjadi kampung tempat tinggal para ulama sebagai guru spiritual Maulana Muhammad pertengahan abad XVI.

Masjid Kasunyatan diperkirakan berdiri antara tahun 1552 sampai 1570 pada masa pemerintahan Sultan Banten Maulana Yusuf serta tokoh ulama pada masa itu yaitu Syekh Abdul Syukur. Ini ditandai dengan adanya makam beliau di bagian komplek masjid.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Menurut Tubagus Romli Makmun (60), pengurus kenadziran Maulana Yusuf yang mengurus masjid mengatakan Masjid Kasunyatan memiliki kolam kulah (tempat wudhu) tertua di Banten. Kolam itu pada masanya menjadi sumber mata air untuk bersuci para ulama atau pun santri yang ingin beritikaf di masjid.

Pada bulan Ramadan seperti sekarang, di Masjid Kasunyatan juga ramai didatangi untuk beritikaf. Menjelang magrib dan berbuka puasa, biasanya ada tahlilan, solawat lalu dilanjutkan dengan buka puasa bersama.

“Kolam di sini, kolam tertua di Banten. Kolam tujuannya untuk bersuci untuk mengambil air wudu,” kata Romli saat bercerita, Kasemen, Kota Serang, Selasa (6/7/2017).

Ia juga membenarkan bahwa yang menjadi terkenal di Masjid Kasunyatan adalah makam Syekh Abdul Syukur. Beliau adalah tokoh ulama masa kesultanan. Selain ada ada makam puteranya bernama Syekh Abdul Syukur Putera. Makam-makam inilah yang setiap malam Jumat atau hari minggu penuh dikunjungi para peziarah.

Selain itu, di sebelah barat masjid terdapat menara dengan tinggi 11 meter. Ada yang menganggap bahwa menaranya mirip dengan gaya arsitektur Portugis. Pada badan menaranya juga terdapat tiga buah lubang yang menyerupai jendela tapi tidak berdaun jendela. Tepat di tengah-tengah bagian atasnya, terdapat mamolo atau yang biasa disebut mustoko.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul
Sumber
detik.com

YUK BACA

Loading...